Selasa, 19 November 2019 | 02:54 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Airport
Jumat, 27 Januari 2017 17:25

Bandara Internasional Yogyakarta Ditargetkan Beroperasi Maret 2019

Translog Today
(setkab)

KULONPROGO - Bandara Internasional Yogyakarta yang segera dibangun di Kulonprogo, DI Yogyakarta, ditargetkan beroperasi mulai Maret 2019, menyusul dimulainya pembangunan proyek tersebut..

Target operasional bandara baru itu disampaikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kepada Presiden Joko Widodo pada acara 'Babat Alas Nawung Kridha' yang digelar di Desa Jangkaran, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulonprogo, Jumat (27/1).

"Janjinya Menhub Maret 2019 bandara ini sudah selesai, saya inget terus loh Pak, biar kerjanya siang malam kalau enggak diingat-ingat enggak dicek, enggak dikontrol tahu-tahu Maret enggak selesai. Maret selesai. Enggak tahu bagaimana kerjanya mau siang malam, sampai pagi yang penting Maret selesai, saya catat ini di sini," kata Presiden yang disambut tepuk tangan dan tawa hadirin di acara tersebut.

Bandara Internasional Yogyakarta dibangun untuk menggantikan Bandara Adi Sutjipto yang sudah tidak mampu lagi menampung penumpang dan pesawat yang terus meningkat.

Presiden, seusai acara itu kepada wartawan, mengharapkan proses awal pembangunan bandara, termasuk amdal, agar segera dimulai di lahan seluas 587 ha yang telah tersedia. .

Bandara ini pada tahap pertama (2020-2031) akan memiliki terminal seluas 130.000 meter persegi berkapasitas hingga 15 juta penumpang per tahun, dengan landasan pacu 3.250 meter,dan apron berkapasitas 35 pesawat.

Pada pengembangan tahap kedua (2031-2041), terminal Bandara Internasional Yogyakarta akan dikembangkan menjadi 195.000 meter persegi yang mampu menampung hingga 20 juta penumpang per tahun, runway 3.600 meter, dan apron hingga 45 pesawat.

PT Angkasa Pura I (Persero) yang akan menjadi operator bandara tersebut menyiapkan investasi Rp9,3 triliun. (hlz/hlz)


Komentar