Minggu, 24 Juni 2018 | 22:04 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Angkutan Darat
Senin, 06 Februari 2017 19:46

Jasa Marga Gandeng Polri dan Dishub Tertibkan Truk Overload di Jalan Tol

Translog Today

JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk bekerja sama dengan Patrolli Jalan Raya Korlantas Polri dam Dinas Perhubungan menertibkan kendaraan bermuatan lebih di ruas jalan tol. Penertiban ini untuk menjaga keamanan dan kenyaman pengguna jalan tol.

Assistant Vice Presiden Corporate Communication Jasa Marga, Dwimawan Heru mengatakan operasi penertiban akan rutin dilakukan di sejumlah ruas tol Jasa Marga dalam rangka menegakkan UU No. 22 tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan dan Peraturan Pemerintah No 15 tahun 2005 tentang Jalan Tol, khususnya yang mengatur tentang kendaraan dengan MST (Muatan Sumbu Terberat) yang boleh melewati jalan tol.

"Tahun lalu terdapat 1.581 kendaraan yang terkena penertiban karena kelebihan muatan di seluruh ruas tol yang dikelola Jasa Marga. Ini berarti kenaikan sebesar 23,23% dari tahun 2015 sebanyak 1.283 kendaraan," kata Heru dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (6/2).

Sementara itu, General Manager Cabang Jakarta Cikampek, Kristianto, menjelaskan, kali ini operasi penertiban truk overload dilakukan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek Km 41, dan berlangsung pada 31 Januari-6 Februari 2017. Operasi seperti ini digelar secara rutin setiap 3 bulan sekali dan terus dievaluasi.

"Operasi penertiban menyasar kendaraan bermuatan lebih di atas ketentuan dan untuk mengurangi hambatan di jalur akibat kerusakan patah baut roda dan patah as yg berpotensi mengganggu lajur jalan," jelasnya.

Kristianto menambahkan, penertiban ini juga bertujuan mengurangi potensi kecelakaan akibat tabrak belakang yang salah satu penyebabnya adalah kendaraan overload yang berjalan perlahan karena kelebihan beban.

Pihaknya menggelar operasi di tol Jakarta-Cikampek Km 41 dengan cara melakukan pemeriksaan kendaraan overload dan berjalan lambat. Kemudian dilakukan pengukuran beban tonase kendaraan menggunakan Electronic Axle Load Scale.

"Sanksi yang diberikan berupa penempelan STIKER BUKTI PELANGGARAN, kemudian penempelan stiker himbauan dan sosialisasi, serta tindakan penilangan yang dilakukan oleh pihak kepolisian", ungkapnya.

Menurut Kristianto, dari hasil operasi yang dilakukan di ruas tol Jakarta - Cikampek, sejauh ini telah dilakukan pemeriksaan tonase beban terhadap 399 kendaraan. Dari jumlah itu, 271 di antaranya terbukti melanggar ketentuan batas muatan sehingga dilakukan tindakan penilangan oleh pihak Kepolisian.

Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan agar berhati-hati memperhatikan rambu/petunjuk serta mengantisipasi perjalanan melalui informasi terkini kondisi lalu lintas, (ios) (hlz/hlz)


Komentar