Senin, 10 Desember 2018 | 08:34 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Kereta Api
Sabtu, 11 Februari 2017 10:52

Kontrak Diteken, Target Operasi LRT Jabotabek Semester I 2019

Translog Today
LRT Jabodetabek (repro)

JAKARTA - Meskipun sumber pendanaan belum jelas, Kementerian Perhubungan akhirnya menandatangani Kontrak Pelaksanaan Pembangunan Prasarana Kereta Api Ringan (Light Rail Transit) terintegrasi di Wilayah Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi, Jumat (10/2).

Kontrak ditandatangani langsung oleh Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Prasetyo Boeditjahjono dan Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Budi Harto.

Penandatanganan kontrak tersebut adalah Pelaksanaan Peraturan Presiden No. 65 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Kereta Api Ringan/Light Rail Transit terintegrasi di Wilayah Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi.

Perpres tersebut menugaskan kepada BUMN PT Adhi Karya (Persero) sebagai pelaksana Pembangunan Prasarana LRT di Jabodebek.

Dikutip dari website resmi Kementerian Perhubungan, Dirjen Perkeretapian Prasetyo mengatakan pembangunan LRT ini baru bisa berdaya guna setelah beroperasi. "Sedangkan pengoperasian prasarana ini perlu didukung oleh ketersediaan sarana LRT," katanya.

Pasal 2 Perpres tersebut menegaskan bahwa Pemerintah menugaskan PT Adhi KArya (Persero), Tbk untuk membangun prasarana LRT terintegrasi yang meliputi jalur termasuk konstruksi jalur layang, stasiun, fasilitas operasi dan depo.

Diharapkan target pembangunan LRT Tahap I bisa dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang tercantum pada kontrak dimana operasional LRT ini akan dilaksanakan pada semester I tahun 2019 sehingga nantinya, ketika beroperasi dapat berkontribusi untuk mengurangi kemacetan jalan raya.

LRT ini dibangun dengan ditandai groundbreaking pada 9 September 2015 oleh Presiden Joko Widodo. Adapun Pembangunan LRT Jabodebek dengan total Jalur KA ± 81,6 Km dilaksanakan 2 tahap. Untuk Tahap I dengan total Jalur KA ± 43,3 KM dan Tahap II dengan total Jalur KA ± 38,5 KM.

Proyek ini terdiri dari enam rute yakni Cawang - Cibubur, Cawang - Kuningan - Dukuh Atas, Cawang - Bekasi Timur, Dukuh Atas - Palmerah Senayan, Cibubur - Bogor dan Palmerah - Grogol / Bogor. (hlz/hlz)


Komentar