Senin, 18 November 2019 | 21:11 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Dock & Repair
Kamis, 02 Maret 2017 11:59

Pelaku Usaha Dukung Kawasan Industri Maritim di Lamongan

Translog Today
Budhiarto Sulaiman (translogtoday)

SURABAYA - Pelaku usaha industri galangan kapal di Indonesia menyambut baik rencana Kementerian Perindustrian untuk mengembangkan kawasa Lamongan, Jawa Timur menjadi kawasan industri maritim.

Budhiarto Sulaiman, Direktur Utama PT Inti Lintas Samudera, mengatakan pihaknya mendukung pengembangan kawasan industri maritime di Indonesia, baik di Provinsi Lampung maupun Lamongan Provinsi Jawa Timur.

Dia menjelaskan untuk mewujudkan kawasan industri maritime, diperlukan komitmen kuat dari Pemerintah. Misalnya di kawasan industri maritime Lamongan, dibutuhkan breakwater, tetapi sampai sekarang belum dibangun," katanya, hari ini.

Menurut dia, kondisi perairan Lamongan yang cenderung bergelombang laut tinggi menyebabkan kawasan maritime di Lamongan belum bisa optimal dikembangkan. "Kalau di Lampung saya fikir itu sudah bagus," katanya.

Asrin Noholo, Kepala Sub-Direktorat Industri Maritime Kementerian Perindustrian mengatakan di Lamongan, Pemerintah menyiapkan lahan sekitar 450 hektare untuk dikembangkan menjadi kawasan industri maritim.

Kawasan industri maritim tersebut akan terhubung antara industri galangan kapal, industri penunjang industri galangan dan industri terkait lainnya. "Saat ini sedang dibicarakan secara intensif antara Pemda Lamongan, Kemenperin dan Menko Maritim," katanya.

Asrin menjelaskan industri galangan saat ini masih menghadapi sejumlah hambatan seperti sekitar 60-70% komponen kapal masih harus didatangkan dari luar negeri karena terbatasnya produksi dalam negeri.

Selain itu, katanya, utilisasi galangan juga masih cukup rendah dengan kapasitas yang masih idle saat ini mencapai sekitar 60%. "Masalah lainnya adalah ketersediaan sumber daya manusia yang handal, penerapan teknologi juga perlu ditingkatkan dan insentif fiskal." (hlz/hlz)


Komentar