Jumat, 15 Desember 2017 | 03:52 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Korporasi / Pembiayaan
Senin, 06 Maret 2017 14:51

Pansus DPR Siap Bongkar Kasus Global Bond Pelindo II

Translog Today

JAKARTA - DPR RI melalui Panitia Khusus Angket tentang Pelindo II mengembangkan penyidikan kasus global bond Rp21 triliun oleh PT Pelabuhan Indnesia II (Persero).

Anggota DPR RI Komisi VI dari Fraksi Partai Demokrat Wahyu Sanjaya mengatakan, penyelidikan itu lantaran direksi diduga tidak melakukan perencanaan matang sehingga perseroan harus menanggung beban bunga Rp1 triliun per tahun.

"Kami masih melakukan investigasi untuk mendalami peran direksi dalam dugaan kejahatan korporasi ini," katanya, Senin (6/3).

Wahyu menambahkan, jika Pansus menemukan bukti adanya kejahatan korporasi dalam kasus ini, DPR akan kembali memanggil mantan direksi Pelindo II untuk menjalani pemeriksaan.

Pihaknya masih menelusuri dugaan direksi keuangan Pelindo II yang lama bermain dalam persoalan global bond.

Penelusuran ini dilakukan melalui dokumen dan keterangan Direktur Utama Pelindo II Elvyn G Masassya yang telah diperoleh dari rapat Pansus Pelindo II pekan lalu.

"Kami sedang mempelajari dokumen-dokumen global bond dari Pelindo II. Sasarannya direksi lama dan sekarang, yang mungkin terlibat karena pengambilan global bond tidak sesuai kebutuhan, sehingga ada potensi kerugian negara," katanya.

Sebelumnya, Pansus menemukan beberapa kesalahan Pelindo II, di antaranya perpanjangan JICT tanpa izin Menteri BUMN, pengadaan barang jasa, Pelabuhan New Priok dan global bond.

Akibatnya, Mantan Dirut Pelindo II RJ Lino ditetapkan sebagai tersangka KPK dalam kasus pengadaan alat dan BPK menemukan pelanggaran hukum serta kerugian negara dalam Perpanjangan JICT. (hlz/hlz)


Komentar