Sabtu, 18 Agustus 2018 | 07:24 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Regulasi / Transportasi
Selasa, 04 April 2017 21:15

Waspadai Titik Rawan Kemacetan Ini Saat Mudik Lebaran 2017

Translog Today
Brexit (Setkab)

JAKARTA - Menghadapi masa mudik Lebaran tahun ini, Kementerian Perhubungan memfokuskan perhatian pada potensi kepadatan arus penumpang di enam fasilitas transportasi publik dan kemacetan di sembilan ruas jalan tol di Pulau Jawa.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pihaknya sudah menyiapkan Rencana Operasi Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2017/1438 H, termasuk mengindentifikasi sejumlah titik rawan menjelang masa angkutan Lebaran.

Menurut Menhub, ada enam fasilitas transportasi yang akan menjadi titik rawan selama masa mudik tahun ini, yaitu Bandara Soekarno-Hatta, Pelabuhan Merak, Stasiun Senen, Brebes Exit (Brexit), Pelabuhan Batam dan Pelabuhan di Balikpapan.

"Enam titik rawan itu harus kita awasi. termasuk potensi kemacetan di sembilan ruas tol. Kami juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti Kepolisian Kementerian PUPR, Kemendagri dan Kemenkes guna menjamin kelancaran arus mudik dan balik," katanya di sela-sela pertemuan dengan Komisi V DPR RI, Selasa (4/4).

Kesembilan ruas tol itu, yakni Tangerang-Merak, Jakarta-Tangerang, Jakarta-Cikampek, Cikampek-Palimanan, Palimanan-Kanci, Kanci-Pejagan, Pejagan-Pemalang, Cileunyi dan Jagorawi.

Titik rawan yang menjadi perhatian utama adalah Brexit karena tahun lalu kepadatan terjadi di ruas tol tersebut. "Kami siapkan dua konsep lalu lintas di Brexit untuk mencegah kejadian seperti tahun lalu," ujarnya.

Pertama, tutur Budi Karya, jalan tol tersebut difungsikan sesuai dengan proporsinya karena pada dasarnya ada ruas jalan lain yang bisa dilewati, yakni jalur utara dan jalur selatan.

Kedua, membatasi jumlah kendaraan yang masuk dan keluar. Sebagai contoh, jika antrean di Brexit melampaui 2 km maka gerbang sebelumnya akan ditutup, begitu seterusnya sampai di Jakarta.

"Konsep ini sudah kita ujicoba dua kali saat Idul Adha dan Tahun Baru kemarin. Kita juga akan lihat, apakah tol Brebes-Semarang sudah bisa difungsikan pada saat angkutan Lebaran nanti," ungkap Menhub.

Jumlah penumpang angkutan Lebaran tahun ini diprediksi meningkat 4.85% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Adapun jumlah angkutan pribadi tumbuh 18.18% dan angkutan motor naik 13.92%.

"Jumlah penumpang tahun ini diprediksi meningkat dari tahun sebelumnya sekitar 18 juta menjadi 19 juta. Kenaikan jumlah penumpang terbesar pada angkutan Lebaran tahun ini diprediksi melalui udara sekitar 9.75%," kata Menhub. (hlz/hlz)


Komentar