Senin, 22 Oktober 2018 | 12:32 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Logistik / Depo & Gudang
Kamis, 13 April 2017 09:39

Nilai Barang di PLB Capai Rp1,16 Triliun, Lead Time 1,8 Hari

Translog Today

JAKARTA - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) mengungkapkan nilai barang yang disimpan di 34 Pusat Logistik Berikat (PLB) saat ini mencapai Rp1,16 triliun, yang berasal dari 20 pemasok internasional, 34 distributor internasional, dan 97 distributor lokal.

Menurut data DJBC, rata-rata lead time tercatat 1,8 hari atau jauh lebih cepat dibandingkan dengan impor pada umumnya. PLB juga berkontribusi terhadap penerimaan negara dengan jumlah bea basuk sebesar Rp10,28 miliar, PPh Impor Pasal 22 sebesar Rp27,13 miliar, dan PPN Impor Rp120,09 miliar.

Data tersebut merupakan evaluasi DJBC terhadap satu tahun kebijakan PLB pada 10 Maret 2017. DJBC menginisiasi PLB sebagai salah satu solusi untuk mempercepat proses dan menekan biaya logistik

Saat ini, terdapat 34 PLB di seluruh Indonesia yang dijadikan hub logistik nasional dan Asia Pasifik, dari semula hanya 12 PLB. Jenis barang timbunnya juga berbeda-beda, ekstensifikasi pengguna ini dinilai sebagai respons positif dunia usaha terhadap fasilitas PLB.

"Ke depannya, DJBC akan terus menggiatkan para pelaku usaha dalam memanfaatkan fasilitas fiskal dan prosedural dari PLB," tulis siaran pers DJBC Kementerian Keuangan, Rabu (12/4).

DJBC telah menginventarisir permasalahan yang masih ditemui selama satu tahun pelaksanaan PLB dan telah mengambil langkah untuk memperbaikinya. Selain itu, DJBC berkoordinasi dengan kementerian/lembaga lain untuk meningkatkan efektivitas PLB.
(hlz/hlz)


Komentar