Senin, 18 November 2019 | 21:46 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Airport
Jumat, 14 April 2017 09:34

Jokowi Dorong Percepatan Proyek Bandara Kertajati dan Tol Bocimi

Translog Today
Presiden jelaskan progres Bandara Kertajati dan Tol Bocimi

CIREBON -

Presiden Joko Widodo meminta pembangunan Bandara Internasional Kertajati dan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), Jawa Barat, dipercepat sehingga bisa segera dinikmati oleh masyarakat.

"Saya mendapatkan masukan dari Wakil Gubernur (Jabar) mengenai Airport Kertajati yang berjalan baik tapi kurang cepat. Ini yang mau saya dorong agar lebih cepat sehingga 2019 bisa selesai. Syukur 2018 akhir bisa selesai," kata Presiden kepada wartawan setelah menyerahkan kartu bantuan sosial di Sport Hall Bima, Kota Cirebon, Kamis (13/4).

Presiden juga menginstruksikan percepatan pembangunan tol Bocimi, mengingat waktu tempuh Jakarta-Sukabumi yang hanya berjarak sekitar 110 km bisa menghabislan waktu 6-9 jam.

"Jarak pendek tapi waktu tempuhnya sangat jauh (lama) sekali, enam sampai sembilan jam. Ini juga akan saya dorong agar lebih dipercepat," kata Kepala Negara, yang melakukan kunjungan kerja selama dua hari di Jawa Barat.

Hingga Februari 2017, progres pembangunan Bandara Kertajati telah mencapai 30,09%. Pembangunan bandara seluas 1.800 hektar itu ditargetkan mampu menampung 11 juta penumpang per tahun.

Sementara itu, Tol Bocimi diharapkan mampu memangkas waktu tempuh perjalanan dari Bogor ke Sukabumi menjadi 45 menit saja. Saat ini pembangunan Tol Bocimi sudah mencapai 30% untuk tahap pertama, yaitu ruas tol Bogor-Cigombong. Seksi I Tol Bocimi ini ditargetkan rampung akhir 2017.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga mengungkapkan kepuasannya mengenai pembagian sertifikat tanah di Jawa Barat, yang meningkat secara drastis lima hingga sepuluh kali lipat. "Dengan demikian, hak hukum bisa dimiliki masyarakat," ujarnya. (hlz/hlz)


Komentar