Selasa, 23 Januari 2018 | 06:40 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Kereta Api
Senin, 17 April 2017 19:45

Angkutan KA Petikemas Tanjung Priok-Gedebage Sepi Peminat

Aidikar M. Saidi
(Repro)

JAKARTA -

Angkutan kereta api Pelabuhan Tanjung Priok-Gedebage Bandung ternyata kurang menarik karena biayanya lebih mahal dibandingkan dengan menggunakan truk.

Pelaku usaha logistik menilai minat pemilik barang menggunakan angkutan kereta api di lintasan tersebut masih rendah karena biayanya terlalu mahal.

"Tarif kereta api itu harus ditinjau ulang agar bisa lebih menarik dibandingkan menggunakan truk," ujar Sekretaris Umum Asosiasi Logistik dan Forwarding Indonesia (ALFI) DKI Jakarta Adil Karim, Senin (17/4), menanggapi sepinya angkutan petikemas menggunakan kereta api.

Padahal pada pertengahan Januari lalu, tiga menteri (Menteri Perhubungan, Menteri Perdagangan dan Menteri Perindustrian) sudah menggelar sosialisasi bersama untuk menarik minat pemilik barang menggunakan kereta api Tanjung Priok–Gedebage.

Baca Juga:
Menhub: Daya Saing Tanjung Priok Belum Optimal, Ini Masalahnya
Jembatan Cisomang Diperbaiki, KAI Siapkan Kereta Logistik Jakarta-Bandung
 

Adil mengatakan tolal biaya yang dikeluarkan bila menggunakan kereta api untuk angkutan petikemas 40 feet mencapai Rp4,6 juta, belum termasuk biaya trucking dari Gedebage ke gudang/pabrik pemilik barang.

Dia merinci, tarif KA sebesar Rp3.085.000, Lift Off Lift On (Lolo) Gedebage 300.000, Lolo JICT Rp 550.000, overbrengen JICT 250.000 ditambah pajak pertambahan nilai (PPN). Biaya itu belum termasuk biaya dokumen dan trucking dari Gedebage ke pabrik.

Sementara itu, bila menggunakan truk untuk petikemas 40 feet tarifnya sebesar Rp4.250.000 dan sudah diantar sampai ke gudang/pabrik.

Adil mengatakan kalau mau menggunakan angkutan kereta api petikemas, manajemen PT Kereta Api Indonesia (KAI) harus menghitung ulang besaran tarifnya minimal sama dengan tarif angkutan truk.

Menurut dia, angkutan kereta api sebenarnya cukup baik untuk digalakkan karena dapat menghemat biaya pemeliharaan jalan raya dan mengurangi kemacetan.

(hlz/hlz)


Komentar