Kamis, 19 September 2019 | 02:52 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelabuhan
Selasa, 18 April 2017 08:36

Jalan Akses Tol Tanjung Priok Macet Panjang, Ini Penyebabnya

Aidikar M. Saidi

JAKARTA -

Jalan Tol Akses Tanjung Priok yang terhubung dengan fasilitas pelabuhan terganggu. Jalan tol yang baru beberapa hari diresmikan Presiden Joko Widodo itu sudah menimbulkan kemacetan.

Menurut pengamatan Translogtoday, kemacetan itu terjadi sejak Senin siang hingga Selasa dinihari. Akibatnya, antrean panjang kendaraan dari Pelabuhan Tanjung Priok di pintu masuk JORR tidak terhindarkan.

Bobby, salah seorang pengemudi truk petikemas, dan beberapa pengemudi lainnya mengaku hampir dua jam ikut antre di pintu masuk tol JORR (Jakarta Outer Ring Road) di Rorotan 2.

Berdasarkan pengamatan, Senin malam (17/4), truk barang impor dari arah Tanjung Priok memang melaju tanpa hambatan. Namun setelah memasuki area JORR, tepatnya di wilayah Cilincing Jakarta Utara (KM 60), terlihat truk-truk merayap dan terhambat menjelang gerbang tol Rorotan 2.

Usai membayar jasa tol, arus kembali lancer. Rupanya penyebab penumpukan truk adalah pintu gerbang Rorotan 2 yang hanya melayani dua pintu bayar tunai dan satu GTO (gerbang tol otomatis).

Jelas terlihat kepadatan truk petikemas, general cargo, curah cair di dua pintu tunai yang berbaur bersama kendaraan pribadi.

Pemerintah telah menargetkan kelancaran arus barang maupun petikemas di Pelabuhan Tanjung Priok, salah satunya diharapkan dari dukungan jalan tol akses Tanjung Priok yang baru diresmikan pada Sabtu (15/4) lalu oleh Presiden Jokowi.

Pengelola JORR seharusnya memperhatikan kecepatan pelayanan di pintu gerbang tol Rorotan 2. Apabila pengelola masih mengandalkan hanya dua pintu bayar tunai, maka bersiaplah menghadapi kemacetan panjang di waktu padat impor khususnya delivery dari Pelabuhan Tanjung Priok.

Kepadatan yang terjadi tentu masih bisa diantisipasi pihak pengelola JORR, tak lain solusinya dengan penambahan pintu layanan tunai, atau manajemen pengelola jalan tol punya ‘jurus’ tersendiri agar kemacetan truk-truk dari pelabuhan sebelum pintu gerbang Rorotan 2 tidak perlu terjadi.

Selain itu, dibutuhkan penertiban berkala dari pengelola JORR bagi truk-truk yang memakai bahu jalan tol untuk sekadar parkir.

(hlz/hlz)


Komentar