Jumat, 15 Desember 2017 | 03:49 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Logistik / Material Handling
Jumat, 09 Juni 2017 22:54

KAI Kantongi Kontrak Angkut 130,1 Juta Ton Batubara PTBA

Translog Today

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mendapatkan komitmen tambahan volume angkutan batubara PT Bukit Asam Tbk (PTBA) sebanyak 30 juta ton per tahun mulai 2020.

Komitmen itu tertuang dalam perjanjian kerja sama angkutan batubara antara kedua BUMN tersebut sebanyak 130,1 juta ton untuk periode 2017-2021, yang ditandatangani di Jakarta, Jumat (9/6).

Menurut Direktur Utama PTBA Arviyan Arifin, perjanjian angkutan batubara itu merupakan kontrak turunan dari Kontrak Angkutan Jangka Panjang Tahun 2009-2029 antara PTBA dan KAI.

Dengan diberlakukannya kontrak angkutan 2017-2021 itu, KAI memperoleh komitmen peningkatan volume angkutan tertinggi menjadi 30 juta ton per tahun mulai 2020. "Kontrak ini bagian dari sinergi antar BUMN," ujar Arviyan.

Batubara itu diangkut dari lokasi tambang PTBA di Tanjung Enim, Sumatera Selatan, menuju pelabuhan pengiriman di Pelabuhan Tarahan di Bandar Lampung dan Dermaga Kertapati di Palembang.

Pada 2016, ungkap Arviyan, angkutan batubara KAI untuk PTBA tercatat 17,7 juta ton, masing-masing 14,7 juta ton batubara menuju Pelabuhan Tarahan dan 3 juta ton menuju Dermaga Kertapati.

Pelabuhan Tarahan didukung tiga demaga untuk melayani angkutan batubara, masing-masing satu dermaga yang dapat disandari kapal Capasize berkapasitas 210.000 DWT.

Pelabuhan itu memiliki dermaga (jetty) terbesar di Indonesia, selain tiga stockpile yang mampu menampung sekitar 1 juta ton batubara dan sebuah PLTU berkapasitas 2x8 MW.

Fasilitas lainnya yakni satu dermaga yang dapat disandari kapal ukuran Panamax berkapasitas 80.000 DWT dan satu dermaga tongkang berkapasitas 10.000 DWT.

Pelabuhan ini juga dilengkapi dengan empat rotary car dumper sebagai alat bongkar batubara, sehingga pembongkaran dapat dilakukan untuk empat rangkaian kereta api secara bersamaan. (hlz/hlz)


Komentar