Jumat, 15 Desember 2017 | 03:54 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Korporasi / Aksi Korporasi
Selasa, 01 Agustus 2017 17:47

Laba AP II Melonjak 62% Berkat Efisiensi dan Pariwisata

Translog Today

JAKARTA - PT Angkasa Pura II (Persero) meraup pendapatan Rp3,82 triliun pada semester I/2017 atau tumbuh 29% dibandingkan dengan pencapaian pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp2,97 triliun.

Kinerja positif ini antara lain ditopang oleh efisiensi operasional sejalan dengan implementasi teknologi informasi di bandara-bandara kelolaan perseroan serta pertumbuhan industri pariwisata nasional.

Pendapatan pada Januari -Juni 2017 dikontribusikan dari bisnis aeronautika seperti passenger service charge (PSC), biaya pendaratan pesawat, pemakaian garbarata, dan sebagainya sekitar Rp2,32 triliun.

Adapun, pendapatan dari bisnis nonaeronautika yaitu konsesi, sewa ruang komersil, kargo, dan lainnya berkontribusi sekitar Rp1,49 triliun.

Seiring dengan peningkatan pendapatan, laba usaha perseroan juga naik cukup signifikan hingga 62% menjadi Rp1,46 triliun pada semester I/2017 dari sebelumnya Rp905 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Peningkatan laba bersih diikuti kenaikan EBITDA usaha hingga 53% dari Rp1,25 triliun pada semester I/2016 menjadi Rp1,92 triliun pada semester I/2017.

"Kinerja AP II pada paruh pertama tahun ini melampaui target yang telah ditetapkan pemegang saham. Laba usaha tumbuh 62% seiring dengan keberhasilan implementasi smart airport melalui penerapan teknologi informasi secara tepat guna dan efisiensi sehingga dapat menekan beban usaha," kata Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin dalam keterangan tertulis, Selasa (1/8).

Selain itu, tuturnya, industri pariwisata berkembang cukup pesat sehingga menarik minat wisatawan mancanegara untuk datang ke Indonesia.

AP II mencatat pergerakan penumpang domestik dan internasional di 13 bandara kelolaannya sepanjang Januari-Juni 2017 sebanyak 49,38 juta orang atau naik 9% dibandingkan dengan periode yang sama 2016 sebanyak 45,29 juta orang.

Khusus di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, jumlah penumpang pada enam bulan pertama 2017 mencapai 29,83 juta orang atau naik 7,4% dibandingkan periode yang sama 2016 sebanyak 27,78 juta orang.

Awaluddin optimistis pada akhir tahun ini jumlah penumpang di seluruh bandara kelolaan perseroan dapat mencapai target 100 juta orang seiring dengan pengembangan rute oleh maskapai pada semester II/2017.

Pengembangan Usaha

Mulai tahun ini, ungkap Awaluddin, AP II juga fokus pada bisnis selain pengelolaan bandara melalui tiga anak usaha yaitu PT Angkasa Pura Kargo, PT Angkasa Pura Properti dan PT Angkasa Pura Solusi. Pada Januari-Juni 2017 kontribusi pendapatan anak usaha mencapai 9% dari total pendapatan AP II.

Melalui anak usaha, AP II akan mengembangkan bisnis baru di Bandara Internasional Soekarno-Hatta seperti Hotel di Terminal 3 domestik dan internasional, Skycity, Heliport, Pusat Logistik Berikat, Skyhub, integrated building, dan parkir inap baru.

Skycity adalah pengembangan area commercial mixed-use yang terdiri dari apartemen, premium outlet, gedung perkantoran, convention center, dan sebagainya. Adapun, Skyhub merupakan area seluas 10.000 m2 yang di dalamnya terdapat SPBU, minimarket, auto car wash, rest area, pusat kuliner, dan hotel bujet. (hlz/hlz)


Komentar