Jumat, 15 Desember 2017 | 03:44 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Logistik / Depo & Gudang
Jumat, 15 September 2017 17:33

MTI Sosialisasi Sentra Logistik Rumah Kita di Sangihe

Ire Djafar
(MTI)

TAHUNA - PT Multi Terminal Indonesia (MTI) bersama dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) dan PT Semen Indonesia, didampingi perwakilan dari Dirjen Perhubungan Laut melakukan Riset Harga Pasar sekaligus sosialisasi Sentra Logistik-Rumah Kita kepada pelaku usaha di Kepuluan Sangihe, Tahuna.

Kegiatan yang digelar pada Selasa (12/9) ini sebagai salah satu upaya mewujudkan Rumah Kita di Tahuna, sekaligus bentuk dukungan terhadap program ToL laut.

Kepulauan Sangihe direncanakan menjadi sentra logistik Rumah Kita guna menjaga pasokan dan distribusi barang kebutuhan pokok masyarakat.

Kepulauan Sangihe merupakan pulau terluar Indonesia yang berbatasan dengan Filipina, dengan luas 11.863,58 km2 dan penduduk berjumlah 142.062 jiwa.

Sangihe memiliki hasil bumi andalan, seperti kopra, pala, cengkeh, cokelat, arang tempurung, dan ikan. Pendistribusian hasil bumi yang menjadi pendapatan utama daerah ini diharapkan bisa dimaksimalkan dengan baik.

Kepala Sub-Direktorat Angkutan Laut Dalam Negeri Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut Capt. Wisnu Handoko menjelaskan, muatan barang di Pelabuhan Tahuna masih didominasi pengusaha lokal dan belum ditangani BUMN.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sendiri menginginkan BUMN lebih mengoptimalkan pengiriman barang kebutuhan pokok melaui Tol Laut, dengan 70% muatan harus didominasi muatan dari BUMN, sementara 30% lainnya pengusaha lokal.

Peran BUMN ini agar subsidi program Tol Laut lebih tepat sasaran kepada masyarakat daerah tertinggal ataupun perbatasan.

"Pemanfaatan gudang Pelabuhan Tahuna yang dikelola oleh Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) sebagai gudang Rumah Kita perlu dioptimalkan dengan muatan Tol Laut yang akan dipasok oleh BUMN. Kami berharap Pelindo II yang diwakili MTI sebagai operator pelabuhan akan mengelola gudang Rumah Kita seperti yang dilakukan di Natuna," kata Wisnu.

Direktur Utama MTI Tonny Hajar mengatakan upaya mempersiapkan Sentra Logistik-Rumah Kita di Kepulauan Sangihe sebagai bentuk dukungan bagi program Tol Laut dan Sentra logistik adalah upaya MTI membantu masyarakat dalam mendistribusikan barang pokok serta ketersediaan kebutuhannya.

Selain itu, untuk memudahkan masyarakat di Tahuna supaya lebih cepat dalam mendapatkan kebutuhan barang. "Kami siap bekerja sama dengan pengusaha lokal untuk dapat mengangkut hasil bumi ke pulau-pulau kecil dan terpencil, " kata Tonny.

Menurut dia, infrastruktur Pelabuhan Tahuna juga berada dalam kondisi yang cukup baik di tambah kondisi jalan raya yang sudah sangat bagus, merupakan hal yang utama dan terpenting dalam menerapkan sentra logistik ini.

"Tim kami sudah melakukan Riset Harga pasar mulai dari pengecer hingga distrubutor, disparitas harga berkisar 15%-20% di atas Jakarta," ujarnya. (hlz/hlz)


Komentar