Kamis, 14 November 2019 | 03:21 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Shipping
Selasa, 19 September 2017 12:31

Manfaatkan Tol Laut, BUMN Kirim Ikan Natuna ke Jakarta

Ire Djafar

NATUNA - Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, bekerja sama dengan sejumlah BUMN mulai memasok hasil laut ke Jakarta menggunakan kapal tol laut. Komoditas yang dikirim berupa cumi beku, fillet ikan ketambak, dan ikan karang beku.

BUMN yang terlibat dalam pengiriman perdana itu, yakni PT Perum Perindo, PT Pelni, PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC melalui anak perusahaannya PT Multi Terminal Indonesia (MTI)/IPC Logistik.

"Jumat lalu kami melakukan pengiriman ikan perdana ke Jakarta. Ikan dikirim melalui Tol Laut dari Pelabuhan Selat Lampa," kata Kadisprindagkop UMKM Kabupaten Natuna Helmi Wahyuda, Minggu (17/8).

Dalam pelaksanaannya, Perum Perindo selaku pembeli dan MTI selaku fasilitas tempat dan alat sebagai penyedia jasa angkutan, sementara nelayan sebagai penyedia komoditas perikanan.

"Semua pihak mengambil peranannya masing-masing, dan Alhamdulillah pengiriman berjalan dengan lancar," ucap Helmi.

Pada pengiriman perdana ini, Perum Perindo bersama dengan Pelni, MTI dan Pemkab Natuna mendistribusikan 9,5 ton produk perikanan berupa cumi beku, fillet ikan ketambak dan ikan karang beku menuju Jakarta.

"Sesuai dengan rencana, produk ini akan didistribusikan ke beberapa tempat seperti Banten, Jawa Barat dan Sumatera Utara. Proses pendistribusian masih dilakukan secara manual," jelas Helmi.

Menurut dia, nelayan Natuna menyambut baik kegiatan yang digelar pemerintah bersama dengan sejumlah BUMN itu. Kegiatan ini diharapkan menjadi daya tarik bagi investor untuk menanamkan modal di Natuna, terutama di sektor perikanan.

Helmi juga mengapresiasi langkah Perum Perindo yang terus berupaya meningkatkan produktifitas nelayan dengan berbagai cara, seperti induksi modal kerja, peralihan alat tangkap, trading ikan serta peningkatan kemampuan nelayan menangkap ikan tanpa melanggar regulasi.

Tidak hanya itu, berbagai jenis ikan yang selama ini belum memiliki harga bersaing di Natuna, Perum Perindo mencoba menjadi jembatan bagi nelayan untuk menyerap hasil tangkapan ikan tersebut.

"Kami berharap ada multiplier effect dari kegiatan ini, apalagi nelayan antusias sekali. Saya rasa ini jadi satu langkah maju bagi Natuna," ujar Helmi. (hlz/hlz)


Komentar