Jumat, 20 Oktober 2017 | 02:49 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Regulasi / Transportasi
Selasa, 26 September 2017 13:15

Indonesia Tawarkan 12 Proyek Strategis kepada 9 Negara

Translog Today
Proyek MRT Jakarta

NUSA DUA - Indonesia menawarkan 12 proyek infrastruktur strategis kepada sembilan negara dalam Asia-Europe Meeting (ASEM) ke-4 di Nusa Dua, Bali, pada 26-28 September 2017.

Sembilan negara yang mendapatkan kesempatan itu, yakni Jepang, China, Polandia, Hongaria, Korea Selatan, Malaysia, Filipina dan Singapura.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan, 12 proyek strategis yang ditawarkan yakni Makassar New Port, Product Terminal 1 dan 2 Pelabuhan Kalibaru, Pelabuhan Kijing, dan Pelabuhan Sorong (Papua Barat).

Selain itu, Kanal Cikarang-Bekasi-Laut (CBL), Pelabuhan Tanjung Carat, Bandara Kualanamu, Bandara Internasional Lombok, Kereta Api Makassar-ParePare, Light Rapid Transit (LRT) Bandung, dan Trem Surabaya.

"Proyek-proyek itu akan ditawarkan dalam pertemuan bilateral (dengan perwakilan masing-masing negara tersebut)," kata Menhub, Selasa (26/9).

Dalam skala khusus, Menhub akan bertemu dengan perwakilan dari Jepang untuk membahas beberapa proyek transportasi yang sedang berjalan ataupun dalam tahap perencanaan.

"Dengan Jepang, saya akan membahas perkembangan Pelabuhan Patimban, Mass Rapid Transit (MRT), Light Rapid Transit (LRT) dan High Speed Train Jakarta-Surabaya," jelas Budi Karya.

Adapun dengan Filipina, Menhub akan membahas vokasi/training pelaut Indonesia dan tindak lanjut pelayaran roro rute Bitung (Indonesia)-Davao (Filipina).

"Kualitas pelaut Filipina sangat bagus, jadi akan sangat baik bila pelaut Indonesia mendapatkan pelatihan dari Filipina. Untuk roro Bitung-Davao, akan kita samakan persepsi agar rute itu dapat berlayar secara terjadwal," kata Menhub.

Selain itu, paparnya, pembahasan dengan Tiongkok terkait dengan perkembangan kerja sama proyek transportasi dalam kerangka One Belt One Road (OBOR), yaitu infrastruktur di Sumatera Utara, Kalimantan dan Sulawesi Utara.

Selanjutnya, Menhub akan membahas isu tentang Intelegent Tansport System dengan Korea Selatan, isu Non-Convention Vessel Standard (NCVS) dengan Malaysia, kerja sama transportasi udara dan laut dengan Singapura, serta menawarkan beberapa proyek kepada Hongaria dan Polandia.
(hlz/hlz)


Komentar