Jumat, 20 Oktober 2017 | 02:54 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Galangan Kapal
Senin, 09 Oktober 2017 12:04

Sudah Enam Kapal Coaster 2000 GT yang Diluncurkan Kemenhub

Translog Today
Peluncuran KM Sabuk Nusantara 80 di PT ASSI Shipyard (www.dephub.go.id)

JAKARTA - Satu persatu kapal coaster 2000 GT pesanan Kementerian Perhubungan c.q Direktorat Jenderal Perhubungan Laut yang diluncurkan terus bertambah.

Hingga pekan lalu, sudah enam unit kapal yang resmi meluncur dari sejumlah galangan kapal di Indonesia sehingga saat ini masih tersisa 19 unit kapal yang belum diluncurkan.

Kapal terakhir yang diluncurkan adalah satu unit kapal coaster 2000 GT yang diberi nama KM Sabuk Nusantara 80 yang dibangun PT Adiluhung Saranasegara Indonesia di Madura, Jawa Timur.

Rencananya, kapal tersebut akan ditempatkan di wilayah perairan dengan ketinggian gelombang rata-rata di atas dua meter yang umumnya berada di wilayah Samudera Hindia dan Indonesia Bagian Timur atau Indonesia Bagian Tengah.

Pembangunan kapal perintis 2000 GT tersebut dimaksud untuk memenuhi kebutuhan logistik antar pulau di Indonesia baik berupa barang maupun penumpang.

Kapal tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung program tol laut agar terwujud konektivitas antara wilayah barat dengan wilayah timur Indonesia.

Sebagai informasi, kapal perintis tipe 2000 GT memiliki panjang (LOA) 68,50 m dan lebar 14 m dapat mengangkut penumpang sebanyak 472 orang dan diawaki oleh 36 orang Anak Buah Kapal (ABK) dengan kapasitas kargo 100 ton serta memiliki kecepatan 12 knot.

Sebelumnya, empat unit kapal coaster 2000 GT telah diluncurkan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan di PT Mariana Bahagia, Palembang, Sumatra Selatan. Sedangkan satu unit lagi di luncurkan di PT Orela Shipyard, Jawa Timur.

Sebagai informasi, pembangunan 25 kapal coaster 2000 GT ini melibatkan sembilan perusahaan galangan di Indonesia yakni PT Daya Radar Utama, PT Steadfast Marine, PT Mariana Bahagia, PT Janata Marina Indah, PT Adiluhung Sarana Segara Indonesia, PT Orela Shipyard, PT Dhumas Shipyards, PT Kodja Bahari dan PT Krakatau Shipyard.

Dari proyek ini, telah dipekerjaan ribuan tenaga kerja di seluruh Indonesia, menggunakan komponen kapal dalam negeri sebesar-besarnya serta mendorong pelaku usaha galangan untuk investasi di bidang peralatan dan pengembangan fasilitas galangan. (aji/hlz)


Komentar