Jumat, 20 Oktober 2017 | 02:51 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelayaran
Senin, 09 Oktober 2017 15:14

Swasta Siap Berperan pada Tambahan Trayek Perintis di 2018

Translog Today
Loren Situmorang dan jurnalis senior Abu Bakar (kiri). (translogtoday)

JAKARTA - Pelaku usaha swasta siap terlibat aktif pada tambahan 10 trayek tambahan jalur perintis pada kegiatan angkutan laut yang rencananya akan mulai dijalankan pada tahun anggaran 2018 mendatang.

Menurut rencana, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan akan meningkatkan pelayanan angkutan perintis di Indonesia dengan menambah trayek baru menjadi 113 trayek pada tahun depan dari kondisi sekarang sebanyak 96 trayek.

Penambahan trayek perintis tersebut sejalan dengan telah selesainya pembangunan kapal perintis baru sebanyak 10 unit kapal pada 2016 dan 50 unit kapal pada Desember tahun ini.

Ketua Bidang Perintis Dewan Pengurus Pusat Indonesian National Shipowners' Association (INSA) Loren Situmorang mengatakan pelayaran swasta selalu siap terlibat pada kegiatan angkutan perintis di seluruh Indonesia.

Dia mengharapkan angkutan perintis yang memang menjadi kewajiban negara untuk menyelenggarakannya lebih banyak melibatkan swasta. "Kami siap mengisi trayek perintis baru yang diprogramkan 2018 melalui tender terbuka," katanya.

Data Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub menyebutkan alokasi anggaran untuk angkutan lau keperintisan terus meningkat dari tahun ke tahun. Jika pada 2016 anggaran untuk penyelenggaraan perintis mencapai Rp930,99 miliar,   pada 2017 meningkat menjadi Rp 943,99 miliar.

Pada 2017 ini, anggaran sebesar itu dibagi menjadi dua yakni anggaran untuk kapal perintis yang dioperasikan satu BUMN yakni PT Pelni (Persero) mencapai Rp512,92 miliar atau sekitar 54 persen sedangkan kapal swasta mencapai Rp431,07 miliar atau sekitar 46 persen.

Dari data Kemenhub, pada 2017, terdapat 96 trayek angkutan laut perintis di seluruh Indonesia yang dilaksanakan oleh PT Pelni (Persero) melalui mekanisme penugasan sebanyak 46 trayek, sedangkan sisanya 50 trayek lainnya dilayani swasta melalui lelang.

  (aji/hlz)


Komentar