Jumat, 20 Oktober 2017 | 02:52 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Galangan Kapal
Selasa, 10 Oktober 2017 09:01

Order Kapal Naikkan Investasi Galangan dan Industri Penunjangnya

Translog Today
Budhiarto Sulaiman (Kanan) dan Yance Gunawan (Kiri) (translogtoday)

JAKARTA - Kebijakan Pemerintah yang meningkatkan kegiatan produksi kapal di dalam negeri, baik pengadaan kapal dalam rangka implementasi tol laut maupun armada alutsista telah mendorong berkembangnya industri galangan dan komponen kapal.

Ketua bidang Industri Penunjang Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (Indonesia) Budhiarto Sulaiman mengatakan kebijakan Pemerintah di bidang industri perkapalan di Indonesia sudah tepat.

Salah satu kebijakan itu adalah memperbanyak pembangunan kapal negara di dalam negeri serta meminta BUMN membangun kapal di galangan dalam negeri sehingga memberikan dampak yang sangat besar terhadap industri kapal domestik.

Dia menjelaskan order kapal tersebut mendorong pelaku industri galangan dan komponen serta peralatan kapal untuk berinvestasi menambah kapasitas terpasang dan peralatan penunjang kegiatan produksi.

Dia mengarapkan Pemerintah dapat terus merancang dan merealisasikan rencana pembangunan kapal-kapalnya pada industri dalam negeri. "Ada ratusan kapal yang dibangun, itu memiliki dampak besar terhadap industri di dalam negeri," katanya.

Selama dua hari ini, Iperindo menyelenggarakan Iperindo Fair 2017 dengan tema Prospek Pengembangan Industri Peralatan Kapal serta Kebijakan, Masalah dan Harapan di Jakarta Expo, Selasa-Rabu Siang, 10-11 Oktober 2017.

Pada acara tersebut akan tampil Direktur Lenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika I Gusti Putu Suryawirawan sebagai pembicara kunci (keynote speaker).

Selain itu, akan tampil sebagai pembicara Asisten Deputi Industri Penunjang Infrastruktur Kementerian Maritim Firdaus Manti, Direktur IMATAP (Industri Maritime, Transportasi dan Pertahanan) Yan Sibarang Tandiele.

Dari dunia usaha dihadirkan Ketua Bidang Industri Penunjang Iperindo yang juga Direktur Utama PT Teknik Tadakara Sumberkarya Budhiarto Sulaiman dan Direktur Utama PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) Rudiyanto.

  (aji/hlz)


Komentar