Sabtu, 16 Desember 2017 | 12:32 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelayaran
Selasa, 10 Oktober 2017 10:32

Tiga Calon Dirjen Hubla Dijadwalkan Ikuti Wawancara

Translog Today
Calon Dirjen yang Mengikuti Assesment Test (istimewa)

JAKARTA - Tiga calon Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan yang lolos seleksi administrasi dan assesment test  hari ini hingga besok, 10-11 Oktober 2017, mengikuti tahapan wawancara.

Ketiga calon tersebut adalah Agus H. Purnomo (Direktur Utama PT INKA), Johnson Williang Sutjipto (Direktur Utama PT Pelayaran Arial Niaga Nusantara) dan Dwi Budi Sutrisno (Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan).

Berdasarkan hasil Asesment Test yang diumumkan Kementerian Perhubungan dengan nomor pengumuman No.38 tahun 2017, melalui website www.dephub.go.id,

Tahapan Wawancara dilaksanakan di Ruang Rapat Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan, Gedung Karsa Lantai 7, Jl. Medan Merdeka Barat No.8, Jakarta Pusat.

Seperti diketahui, sejak Maret 2017, Kementerian Perhubungan telah menyampaikan akan melakukan seleksi terbuka untuk mengisii sejumlah jabatan yang kosong di lingkungan Kementerian Perhubungan.

Hingga saat ini, jabatan Dirjen Hubla Kementerian Perhubungan definitif mengalami kekosongan setelah Dirjen Perla sebelumnya tersandung kasus hukum.

Menhub telah menunjuk Bay M. Husani, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut menjadi Plt. Dirjen Hubla Kemenhub hingga adanya pejabat Dirjen yang definitif.

Kemudian pada  31 Agustus 2017, Kemenhub mengumumkan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Madya di Lingkungan Kemenhub guna memperoleh pejabat yang profesional, kompeten, dan akuntabel. Pengumuman No.PG.25 tahun 2017 tersebut di-upload di www.dephub.go.id.

Dalam seleksi adminitrasi terdapat 15 calon yang lolos berdasarkan pengumuman Kemenhub No. PG.32 tahun 2017 tentang Hasil Seleksi Administrasi Calon Pejabat Pimpinan Tinggi Madya Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan yang diumumkan pada 19 September 2017.

Ke-15 nama tersebut terdiri dari kalangan pejabat Kemenhub yakni Sugeng Wibowo (Ketua Mahkamah Pelayaran), Abdul Azis (Kepala KSOP Kelas I Banten), dan I Nyoman Sukayadnya (Direktur Kenavigasian).

Selain itu, Herwansyah (Direktur KPLP), Dwi Budi Sutrisno (Sekretaris Jenderal Perhubungan Laut), Chandra Irawan (Direktur Kepelabuhanan), Sahatua P. Simatupang (Ketua STIP).

Pejabat negara dari Kementerian atau lembaga lainnya adalah Rusli Rahim (Asisten Deputi Infrastruktur Konektivitas dan Sistem Logistik Kemenko Maritim), Tulus Hutagalung (Asisten Deputi Sistem Transportasi Multimoda Kemenko Ekonomi) dan H. Hado (Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara).

Adapun dari kalangan Perusahaan BUMN terdapat nama Agus H. Purnomo (Direktur Utama PT INKA), Tony Hajar Andenoworih (Direktur Utama PT Multi Terminal Indonesia/MTI), Bambang Subekti (Head of Commercial PT New Priok Container Terminal One/NPCT1).

Satu-satunya calon dari kalangan akademisi yakni Sudirman Saat, Dosen Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin. Serta satu-satunya calon dari pengusaha transportasi laut swasta nasional yakni Johnson Williang Sutjipto, Direktur Utama PT Pelayaran Arial Niaga Nusantara.

Ke-15 nama-nama tersebut kemudian mengikuti Assesment Test di PPM Manajement, Gedung A, Jl. Menteng Raya No.9, Jakarta Pusat.

Berdasarkan hasil Asesment Test yang diumumkan Kementerian Perhubungan No.38 tahun 2017 tanggal 5 Oktober 2017, tersisa tiga nama yang lolos untuk mengikuti tahapan wawancara.

Ketua Pansel Pejabat Dirjen Hubla Kemenhub Sugihardjo mengatakan walau ada proses di pansel, tidak ada lagi calon yang akan digugurkan.

"Kami hanya merekomendasikan urutannya. Setelah proses itu, kami melaporkan ke Menteri Perhubungan," tuturnya. (aji/hlz)


Komentar