Sabtu, 21 April 2018 | 16:32 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Galangan Kapal
Senin, 16 Oktober 2017 11:27

Galangan Kapal di Indonesia Berpotensi Seperti di Jepang

Tularji Adji
Muhammad Azis (muhammad azis)

JAKARTA - Pelaku usaha yakin, galangan kapal di Indonesia ke depan berpotensi seperti  menjadi setara dengan galangan di Jepang jika Pemerintah berkenan memberikan kesetaraan kebijakan seperti yang dilakukan Pemerintah Jepang.

Demikian Disampaikan Muhammad Azis, Direktur Utama PT Terafulk Ship Design seusai melakukan kunjungan ke galangan kapal Shin Kurusima Dock Yard di Onishi, Imabari, Jepang.

Shin Kurusima Dock Yard merupakan salah satu galangan terkemuka di Jepang yang banyak memproduksi kapal-kapal Pure Car Carrier dan tanker yang produksinya banyak di pakai di Indonesia. "Banyak perbedaan antara galangan di Indonesia dan Jepang saat ini," katanya.

Ia mencontohkan dukungan Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Jepang terhadap industri galangan masih berbeda. Di Jepang, Pemerintahnya sangat mendukung industri galangan sehingga kebijakan terhadap industri ini senantiasa diperkuat. "Di Jepang, galangan itu leading industri," ujarnya.

Selain itu, katanya, dukungan dari industri pendukungnya, dalam hal ini industri komponen kapal, juga sudah matang sehingga waktu pengerjaan kapal baru menjadi sangat singkat, mutu kapal terjamin dan harga menjadi lebih kompetitif.

"Support dari industri pendukung sudah baik, jadi waktu membangun menjadi singkat, mutu bagus dan harga kompetitif.

Kalau dibandingkan dengan Indonesia, sebagian besar galangan kapal di Indonesia belum bisa memastikan atau menjamin sebuah kapal dapat dikerjakan dan didiserahkan tepat waktu. "Untuk mutu, produk kapal memang luar biasa," katanya.

Masalah design juga terjadi perbedaan antara galangan kapal di Jepang dan Indonesia. Di Jepang, katanya, design dan perencaan harus dimatangkan terlebih dahulu, baru setelah itu kegiatan produksi dimulai.

Sebaliknya di Indonesia, galangan kapal cenderung buru-buru. Designnya belum selesai melakukan perhitungan, produksi justru sudah jalan. "Untuk industri galangan, seperti belum ada di Indonesia yang selevel dengan di Jepang," katanya.

  (adm/hlz)


Komentar