Sabtu, 20 Oktober 2018 | 10:49 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelayaran
Jumat, 10 November 2017 11:19

Angkutan Membaik, Kini Sulit Mencari Kapal Tug and Barge

Translog Today
tug and barge (Repro)

JAKARTA - Angkutan Tug and Barge dalam negeri mulai membaik menyusul beroperasinya sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), permintaan angkutan pasir dan harga batu bara yang cenderung menguat.

Sejumlah pemilik kapal mengakui saat ini kapal-kapalnya sedang bekerja sehingga para pemilik barang kesulitan mendapatkan kapal-kapal untuk mengangkut muatan. "Susah cari tongkang sekarang," kata Iswadi Idris, seorang perwakilan pemilik muatan Pasir di Jambi dan Palembang.

Iswadi mengaku sudah tiga minggu terakhir mencari kapal tongkang sebanyak dua set untuk kegitan pengangkutan pasir dari Jambi dan Palembang ke Jakarta. Sebelumnya, dia juga mencari kapal untuk muatan batu bara.

Sekretaris Umum Indonesian National Shipowners' Association (INSA) Lolok Sujatmiko mengakui saat ini sangat sulit mencari kapal tug and barge karena permintaan pengangkutan di dalam negeri sedang meningkat.

Dia memperkirakan total kapal tug and barge di Indonesia sudah mencapai 3.000 dan sebagian besar sudah bekerja untuk angkutan pasir dan batubara. "Memang sekarang sulit mencari tug and barge," katanya.

Sejumlah perusahaan pelayaran juga mengaku kalau kapal-kapal miliknya sedang bekerja semua. Djoni Sutji, Direktur Utama PT Indonesia Bulk Carrier mengakui jika seluruh kapalnya sudah bekerja. "Kerja semua," katanya. (adm/hlz)


Komentar