Selasa, 23 Januari 2018 | 06:58 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelabuhan
Sabtu, 18 November 2017 08:48

Pelayanan Pelabuhan Palembang Buruk, Pelayaran Minta Ganti Kerugian

Aidikar M. Saidi

JAKARTA -

Perusahaan operator kapal petikemas mendesak PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) membayar kompensasi atas kerugian akibat dampak pelayanan buruk di Pelabuhan Palembang.

Kalangan pengusaha pengusaha pelayaran menyebutkan, sebagai operator terminal yang profesional seharusnya Pelindo II membayar semua kerugian akibat gangguan pelayanan. 

"Jangan hanya pemakai jasa yang selalu dibebankan sanksi dan denda tanpa ampun bila menumpuk petikemas di container yard (CY)," ujar pelaku bisnis logistik yang keberatan disebutkan jatidirinya kepada translogtoday, Sabtu (18/11).

Pelindo II sebagai operator terminal seharusnya tanpa diminta pun harus membayar langsung kerugian perusahaan pelayaran atas hambatan pelayanan di pelabuhan. 

Ketua DPC Indonesian National Shipowners Association (INSA) Palembang Kurmin Halim dalam suratnya kepada General Manager Pelindo II Cabang Palembang mendesak agar perusahaan pelayaran dibebaskan dari semua biaya yang timbul, serta meminta ganti rugi atas kelambatan pelayanan kapal di pelabuhan itu. 

Surat yang juga ditandatangani oleh Sekretaris DPC INSA Palembang Suandi itu menyatakan saat ini pelayanan dan kondisi alat sangat tidak optimal serta menghambat proses bongkar muat petikemas. Akibatnya, antrean panjang kapal menunggu pelayanan sandar sangat lama, mencapai 5 sampai 6 hari.

DPC INSA meminta kompensasi atas biaya yang timbul akibat masalah itu, seperti membebaskan biaya penumpukan, mengganti biaya labuh dan tambat kapal.

Pelindo II juga diminta segera mengganti alat rusak dengan yang baru, mempercepat relokasi petikemas seperti untuk kegiatan lift on lift off dan mengizinkan menggunakan crane kapal bila alat rusak.

Untuk diketahui, container crane (CC) 01, CC02 dan CC03 kondisinya sudah sering rusak dan sampai saat ini belum ada kepastian dalam perbaikannya.

Namun GM Pelindo II Cabang Palembang Agus Hendianto kepada pemakai jasa pelabuhan mengatakan CC 02 sudah beroperasi, dan Jumat (17/11) malam akan masuk spare part CC dari Singapura dan Jambi. 

Dia berharap Sabtu ini, kapal sandar akan dikerjakan dengan dua unit CC. "Saya sudah minta TPK (Terminal Petikemas Boombaru) dan kepanduan untuk mengurai antrean kapal, " ujarnya melalui WA Grup Pelabuhan Palembang.   (hlz/hlz)


Komentar