Jumat, 15 Desember 2017 | 03:35 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Bandara
Sabtu, 18 November 2017 16:31

Semua Terminal di Bandara Soekarno-Hatta Kini Terhubung Skytrain

Translog Today
Stasiun skytrain Bandara Internasional Soekarno-Hatta. (AP II)

JAKARTA -

JAKARTA (!) - Kereta layang atau Skytrain mulai Jumat (17/11) terhubung dengan seluruh terminal di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng dan melayani perpindahan penumpang atau pengunjung bandara terbesar di Indonesia itu.

Kereta berbasis automated guideway transit ini diyakini akan membuat tingkat pelayanan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjadi lebih baik, khususnya dalam hal transportasi publik untuk mobilisasi antarterminal.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengatakan shelter Teminal 1, 2, 3 dan 1 Lintasan beserta 1 trainset untuk konektivitas kereta layang antar terminal secara umum seluruhnya sudah siap.

Dia pun sangat optimistis fasilitas publik terbaru ini mampu melayani penumpang dan pengguna jasa secara optimal, terlebih animo dan respons masyarakat sangat positif sejak fasilitas itu dioperasikan.

“Terkoneksinya kereta layang di setiap terminal merupakan bukti komitmen AP II menjawab tantangan pelayanan publik di Indonesia, sekaligus peningkatan pelayanan secara berkelanjutan pada seluruh layanan publik di bandara agar dapat sejajar dengan bandara-bandara kelas dunia lainnya,” kata Awaluddin dalam keterangan pers.

Dengan terkoneksinya seluruh shelter tersebut, frekuensi jam operasional kereta layang pun ditambah satu jam pada masing-masing periode yang dimulai dari pukul 07.00 -10.00 WIB, kemudian pukul 12.00 – 15.00 WIB, dan terakhir pada pukul 17.00 – 20.00 WIB.

Dengan demikian, kereta layang itu mampu melayani penumpang dan pengunjung bandara dengan total 48 pergerakan per hari dan waktu tempuh perjalanan antar terminal selama 5 menit.

Selain menghubungkan seluruh terminal, pengoperasian kereta layang dengan lintasan dual track dan total panjang seluruh lintasan 3 km ini nantinya juga terkoneksi pada integrated building shelter dan stasiun kereta bandara.

Secara total akan ada 4 shelter guna memudahkan penumpang dan pengunjung bandara yang menggunakan kereta dari Jakarta menuju stasiun kereta Bandara Soekarno-Hatta dapat langsung memanfaatkan layanan kereta layang dengan total 3 train set untuk melanjutkan perjalanan ke Terminal 1, 2, atau 3.

Pengoperasian kereta layang antar terminal saat ini sementara masih menggunakan lintasan single track sampai dengan rampungnya integrated building shelter dan stasiun kereta bandara yang akan direncanakan pada akhir 2017.

Kereta bandara dijadwalkan mulai beroperasi pada Desember 2017 dengan rute Stasiun Manggarai - Sudirman Baru - Duri - Batu Ceper - Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Bandara Soekarno-Hatta merupakan bandara kedua di Indonesia yang akan memiliki layanan kereta yang langsung terintegrasi dengan bandara. Sebelumnya Bandara Internasional Kualanamu di Sumatera Utara telah lebih dulu mengimplementasikan layanan tersebut pada 2014. (hlz/hlz)


Komentar