Sabtu, 21 Juli 2018 | 22:24 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelabuhan
Rabu, 22 November 2017 13:29

Pelindo IV Gerak Cepat Perbaiki CC di Pelabuhan Pantoloan

Aidikar M. Saidi
Pelabuhan Pantoloan

JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) dan PT Transindo Interdwipantara segera mengambil langkah cepat untuk memperbaiki container crane (CC) yang rusak di Pelabuhan Pantoloan, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

"Langkah itu dilakukan untuk mempercepat alat itu bisa beroperasi kembali melayani bongkar muat petikemas di Pantoloan," ujar Doso Agung, Direktur Utama PT Pelindo IV kepada translogtoday, Selasa (21/11) petang.

Saat ini, ungkap Doso, untuk melayani bongkar muat petikemas di Pelabuhan Pantoloan masih bisa menggunakan satu unit luffing crane. Untuk CC yang rusak dikerjakan sendiri oleh tim PT Transindo Interdwipantara sebagai mitra.

"Info langsung dari mitra, suku cadang untuk dipasang di CC sudah dalam perjalanan dari Jakarta ke Makassar hari ini (Selasa)," katanya.

Suku cadang CC seberat 750 kg itu harus diangkut menggunakan pesawat Airbus, kemudian diangkut dari Makassar ke Pantoloan menggunakan truk karena jalur itu tidak tersedia penerbangan.

"Saya minta untuk diurai supaya bisa diangkut menggunakan pesawat non Airbus untuk Makassar-Pantoloan, " katanya.

Secara teknis, lanjut Doso, akan coba diurai agar suku cadang itu bisa diterbangkan ke Palu sehingga CC siap dioperasikan mulai Kamis (23/11). Namun, bila diangkut menggunakan truk, alat bongkar muat itu baru bisa beroperasi Sabtu (25/11).

Direktur Fasilitas dan Peralatan Pelindo IV Farid Padang menambahkan, pihaknya sudah meminta Transindo sebagai mitra kerja sama pemeliharaan crane agar selalu menyiapkan suku cadang dan mengantisipasi masalah.

"Kami segera mempersiapkan tambahan satu unit CC untuk Pelabuhan Pantoloan," tuturnya.

Dia mengatakan manajemen sudah memberikan penjelasan dan jaminan kepada pemilik kapal bahwa pelayanan di Pantoloan segera normal kembali.

Dirut PT Transindo Interdwipanta Sutarya, ketika dikonfirmasi mengenai perbaikan alat tersebut, mengatakan usia pakai wire CC yang putus itu sebenarnya masih bisa empat bulan lagi sehingga tidak disiapkan stok.

Sebelumnya, CC di Pelabuhan Pantoloan dilaporkan mengalami masalah akibat wire putus sehingga rencana kapal bergeser ke luffing crane. (hlz/hlz)


Komentar