Jumat, 15 Desember 2017 | 03:36 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Galangan Kapal
Sabtu, 25 November 2017 23:46

Galangan Lokal Berharap Pesanan Kapal Pemerintah Terus Berlanjut

Ire Djafar
(translogtoday/ire)

PALEMBANG -

Pelaku industri galangan kapal di dalam negeri berharap pesanan pembangunan kapal dari pemerintah, khususnya melalui Kementerian Perhubungan, bisa berkelanjutan karena sangat membantu industri di dalam negeri.

Yonhlee W Sutjipto, Direktur Utama PT Mariana Bahagia—galangan kapal berbasis di Palembang, mengungkapkan galangan di dalam negeri sudah mampu dan siap membangun berbagai jenis kapal sesuai kebutuhan pemerintah karena menguasai teknologi dan sumber daya manusia yang memadai.

"Kami sudah bersiap diri kalau pesanan kapal telah rampung secara keseluruhan, dengan mengambil orderan reparasi dan perbaikan kapal. Kami juga berharap masih mendapat kepercayaan dari pemerintah untuk membangun kapal-kapal jenis lain," ungkap Yonhlee.

Dia menyampaikan harapan itu saat memberikan sambutan pada Peluncuran Kapal Kontainer 100 TEUs KM Kendhaga Nusantara 13 pesanan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub di galangan PT Mariana Bahagia, Banyuasin, Sumatera Selatan, Kamis (23/11).

Menurut Yonhlee, KM Kendhaga Nusantara 13 telah memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku dari Ditjen Perhubungan Laut, Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) dan standar IMO.

Selain dua kapal kontainer, PT Mariana Bahagia juga dipercaya oleh Kemenhub untuk membangun empat unit kapal perintis 7.000 GT. "Keempat kapal tersebut saat ini telah tertambat di dermaga kami," ujarnya.

KM Kendhaga Nusantara 13 merupakan kapal ke empat dari 15 kapal yang dipesan oleh Ditjen Perhubungan Laut untuk mendukung program Tol Laut yang telah diluncurkan hingga saat ini.  

Tuntaskan Pengerjaan 

Yonhlee menjelaskan proses pengerjaan KM Kendhaga Nusantara 13 sudah selesai 85%, yang mana pekerjaan konstruksi kapal sudah final. Selanjutnya, kapal diluncurkan dari galangan ke perairan, sisa pengerjaan 15% adalah uji coba melaut (sea trial), alih teknologi dan pengiriman. 

"Kami berkewajiban mengantar kapal ini sampai ke tujuan. Kalau sudah sampai tujuan, itu artinya pekerjaan proyek telah bisa dinyatakan tuntas 100%," jelasnya.

Adapun spesifikasi KM Kendhaga Nusantara 13 yakni panjang (LOA) 74,05 meter, panjang antara garis tegak (LBP) 69,2 meter, lebar (moulded) B 17,2 meter, tinggi (moulded) D 4,9 meter, dan sarat air 3,5 meter.

Selain itu, kecepatan 12 knot, dan daya mesin utama 2 X 1.550 HP, kapasitas kontainer 100 TEUs, tangki bahan bakar 200 ton, dan tangki air tawar 100 ton.

KM Kendhaga Nusantara 13 dapat diselesaikan sebelum tenggat waktu dan secara umum pekerjaan galangan PT Mariana Bahagia terhadap kapal pesanan Ditjen Perhubungan Laut berkategori baik.

"Sebagian besar kapal ini dikerjakan dengan menggunakan komponen lokal dan oleh putra-putri terbaik dari Sumatera Selatan, termasuk Banyuasin dan Palembang,” kata Yonhlee.

Kapal Tol Laut tersebut diluncurkan dengan pemotongan pita secara simbolis oleh Inspektur Wilayah IV Inspektorat Jenderal Kemenhub Imam Hambali didampingi Yonhlee.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut pejabat dari Kementerian Perindustrian, Bea Cukai, Direktorat Polair Polda Sumatera Selatan, unsur TNI, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Palembang, marine inspector dari Ditjen Perhubungan Laut, BKI, serta sejumlah eksekutif maskapai pelayaran.  (hlz/hlz)


Komentar