Jumat, 15 Desember 2017 | 03:58 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelabuhan
Minggu, 03 Desember 2017 06:10

Pelindo II Serahkan Perawatan Alat Bongkar Muat ke JPPI

Aidikar M. Saidi
(Kemenperin)

JAKARTA - Seluruh kegiatan perencanaan, perawatan dan perbaikan alat bongkar muat di pelabuhan yang dikelola oleh PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) akan diserahkan kepada PT Jasa Peralatan Pelabuhan Indonesia (JPPI).

"Kontrak baru nanti semua kegiatan perawatan mulai dari perencanaan hingga pelaksanaannya serta perbaikan alat dipelabuhan akan dilakukan oleh JPPI," ujar Bimo Widhiatmoko, Direktur Utama PT JPPI kepada Translogtoday, Kamis (30/11).

Dia mengungkapkan hal tersebut menanggapi sehubungan banyaknya kerusakan alat bongkar muat yang berakibat terganggu pelayanan dipelabuhan Indonesia.

Selama ini, kata Bimo, JPPI dalam kontrak hanya melakukan perawatan atau perbaikan alat berdasarkan order/perintah dan bukan untuk maelakukan perawatan alat secara total.

Dia mengatakan direksi Pelindo II sudah menyetujui semua alat bongkar muat harus dirawat secara menyeluruh oleh JPPI.

Menurut Bimo, JPPI ke depan akan menerapkan Full Maintenance Contract (FMC) atau Total Productive Maintenance (TPM).

JPPI adalah salah satu anak perusahaan Pelindo yang dibentuk khusus untuk menangani perawatan dan perbaikan alat.

Tugas utamanya menjamin efisiensi dan availability alat bongkar muat di lingkungan Pelindo II, yang ke depan diharapkan dapat bersaing dengan perusahaan lainnya dalam jasa Port Equipment.

Bimo mengatakan rencana besar perseroan kedepannya akan juga memproduksi alat bongkar muat bersama BUMN manufacture lain.

Untuk memproduksi dan menyiapkan alat tersebut, JPPI akan mem-follow up MoU antara IPC dan PT Barata Indonesia (Persero) untuk bersama-sama memproduksi peralatan bongkar muat.

"Agar Indonesia menjadi negara yang mempunyai kemandirian dalam penyediaan alat-alat bongkar muat di seluruh pelabuhan di wilayah NKRI," ujarnya.

Dia berharap pula di waktu mendatang anak-anak perusahaan yang sama dengan JPPI di PT Pelabuhan Indonesia I-IV bisa digabungkan jadi satu, dengan tujuan standar pelaksanaan perawatan alat bongkar muat menjadi sama di seluruh pelabuhan Indonesia.

Selain bekerja sama dengan BUMN manufaktur, JPPI juga bekerjasama dengan prinsipal/produsen mesin atau peralatan bongkar muat untuk menyiapkan alat dan suku cadang dengan lebih cepat.

Dengan demikian, pelaksanaan perawatan atau perbaikan alat dapat dengan cepat di lakukan agar dapat meminimalkan gangguan kegiatan bongkar muat dipelabuhan. "

Kita juga perlu mempersiapkan tenaga operator alat yang terlatih dan handal agar bisa menjamin kesiapan alat dalam melakukan kegiatan bongkar muat di Pelabuhan," tuturnya. (hlz/hlz)


Komentar