Jumat, 15 Desember 2017 | 03:57 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelabuhan
Senin, 04 Desember 2017 08:39

IPC Logistik Cabang Semarang Tumbuh 126%

Ire Djafar
General Manager IPC Logistics Semarang Entjen Jusni (translogtoday/ire)

SEMARANG -

Hingga November 2017, produksi Multi Terminal Indonesia (MTI)/IPC Logistik Semarang tumbuh 126% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Setiap segmen layanan tumbuh variatif, truk domestik mencatat pertumbuhan tertinggi, sementara proyek kargo turun cukup signifikan.

"Pasar sangat bagus, dan kita juga mengalami pertumbuhan volume yang baik di beberapa segmen, walaupun project cargo mengalami penurunan. Namun, secara keseluruhan, pertumbuhannya masih signifikan," kata General Manager IPC Logistics Semarang Entjen Jusni kepada Translogtoday saat ditemui di ruang kerjanya, Kantor IPC Logistik Semarang, Kamis (30/11).

Menurut data yang diperoleh dari IPC Logistik Semarang, total petikemas, trip, dan dokumen yang ditangani hingga November mencapai 2.118 unit, melonjak 126% dari tahun sebelumnya 937 unit.

Layanan trailer domestik juga tumbuh paling tinggi, mencapai 1.353%, dari 19 trip pada 2016 menjadi 276 trip, sedangkan project trucking turun drastic 94% dari 467 menjadi 29 trip. 

"Kargo proyek memang turun secara signifikan, tetapi tertutup oleh pertumbuhan segmen lain. Jadi, secara keseluruhan kami mengalami pertumbuhan produksi yang sangat signifikan," kata Entjen. 

Segmen lainnya juga tumbuh beragam, beberapa di antaranya mengalami peningkatan sementara yang lainnya turun.

Data lebih lanjut menjelaskan bahwa layanan mobil boks (box trucking) dalam negeri mengalami pertumbuhan tinggi sebesar 568%, dari 166 menjadi 1.109 trip. Namun, layanan truk angkutan kontener domestik, baik 20 kaki maupun 40 kaki, menurun.

Layanan Ekspor-Impor  

IPC Logistics Semarang juga menikmati pertumbuhan segmen freight forwarding. Selama periode tersebut, pertumbuhan ekspor dan impor sangat tinggi, kecuali layanan dokumen impor melalui udara.

Untuk pengangkutan barang ekspor, data menunjukkan, IPC menangani 41 kontainer 20 kaki atau meningkat 59% dari 27 unit pada tahun sebelumnya, dan 167 kontener 40 kaki tumbuh 209% dari 54 unit pada 2016. Adapun LCL/air freght (dokumen) naik 200% dari 4 menjadi 12.

Perusahaan menangani impor 63 kontainer 20 kaki, meningkat 91% dari 33 unit pada 2016, dan 398 kontainer 40 kaki atau melonjak 784% dibandingkan dengan tahun lalu 45 kontainer.

(hlz/hlz)


Komentar