Selasa, 16 Oktober 2018 | 19:28 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Kereta Api
Jumat, 15 Desember 2017 15:27

Jalur Ganda KA Bogor-Sukabumi Ditargetkan Tuntas 2020

Translog Today
(Repro)

SUKABUMI - Jalur ganda kereta api Bogor-Sukabumi ditargetkan rampung pada 2020, menyusul dimulainya pengerjaan segmen Cigombong-Cicurug pada Jumat (15/12).

"Saya sudah perintahkan agar jalur ganda ini segera dimulai, dan hari ini dimulai pengerjaannya, kita harapkan Bogor-Sukabumi (jalur ganda) ini akan selesai pada tahun 2020," kata Presiden Joko Widodo.

Dia menegaskan itu saat memberikan sambutan acara Groundbreaking Pembangunan Jalur Ganda Kereta Api Bogor-Sukabumi Segmen Cigombong-Cicurug, di Cicurug, Jawa Barat, Jumat (15/12).

Jokowi berharap jalur ganda KA Bogor-Sukabumi dapat mengurangi kemacetan di jalan raya Sukabumi dan menjadi alternatif untuk bepergian bagi masyarakat daerah itu.

"Ini akan mengurangi kemacetan di jalan raya yang selama ini dikeluhkan masyarakat Sukabumi," ujarnya, sambil menambahkan bahwa jalur ganda itu bisa mengangkut 11.000 orang/hari dari sebelumnya hanya 3.000 orang/hari.

Selain memiliki jalur ganda KA pada 2020, kata Presiden, Sukabumi juga akan menikmati jalan tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi) dan bandara mulai 2019. "Masyarakat akan memiliki alternatif untuk bepergian, apakah naik mobil, KA, pesawat, semuanya tersedia," kata Jokowi.

Dua Segmen

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pembangunan jalur ganda KA Bogor-Sukabumi dibagi dalam dua segmen, yaitu Segmen I Paledang-Cicurug dan Segmen II Cicurug-Sukabumi.

Segmen I Paledang-Cicurug sepanjang 26,7 km akan dimulai pada 2018 dan ditargetkan selesai pada 2019. Sementara Segmen II Cicurug-Sukabumi sepanjang 30,5 km ditargetkan selesai pada 2020.

Sebelumnya, jalur KA Bogor-Sukabumi menggunakan jalur tunggl sepanjang 57 km dan 13 stasiun pemberhentian. Sementara ini, jalur tunggal KA antara Bogor-Sukabumi hanya melayani satu KA penumpang, yakni KA Pangrango dengan jumlah perjalanan tiga kali PP dengan waktu tempuh 2 jam.

Selain itu, beroperasi pula satu kereta barang lintas Cicurug-Kampung Bandan untuk angkutan air mineral dan semen dengan frekuensi perjalanan dua KA per hari.

Keberadaan jalur ganda KA Bogor-Sukabumi akan meningkatkan frekuensi perjalanan KA dan kapasitas angkutan penumpang dan barang setiap hari, dari 6 KA/hari dengan 3.516 penumpang menjadi 12 KA dengan 11.520 penumpang, serta kapasitas lintas angkutan barang per hari dari 12 KA menjadi 96 KA.

Total investasi pembangunan jalur ganda KA Bogor-Sukabumi mencapai Rp2,45 triliun, yang berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dengan skema multiyears selama 4 tahun.

Menhub berharap jalur ganda KA Bogor-Sukabumi memangkas waktu perjalanan menjadi 1 jam serta mengurai kemacetan di jalur puncak Bogor dan jalur Bogor-Sukabumi via Ciawi, khususnya pada akhir pekan dan hari libur.

"Kita harapkan dengan jalur ganda KA, perjalanan Bogor-Sukabumi yang tadinya ditempuh lebih dari dua jam akan menjadi kurang lebih 1 jam," ujar Budi Karya.

Selain membangun jalur ganda KA Bogor-Sukabumi, ungkap Menhub, juga akan dilakukan program rehabilitasi jalur KA lintas Sukabumi-Cianjur dan reaktivasi jalur KA Cianjur-Padalarang.

"Harapannya dengan konektivitas ini dapat meningkatkan angkutan penumpang dan angkutan barang, dan akan terdapat aktivitas antara Bogor, Sukabumi, Cianjur," kata Menhub.
(hlz/hlz)


Komentar