Sabtu, 21 Juli 2018 | 22:25 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelayaran
Kamis, 04 Januari 2018 11:45

KN Edam Perkuat Armada Navigasi Alur Pelayaran Tanjung Priok

Translog Today
KN Edam

JAKARTA - Kapal Kelas I Kenavigasian KN Edam resmi beroperasi mulai Kamis (4/1), ditandai dengan penandatanganan prasasti, pengenaan jaket keselamatan dan Peta Laut wilayah kerja Distrik Navigasi Tanjung Priok serta pemecahan kendi di badan kapal.

Peresmian pengoperasian KN Edam dilanjutkan dengan pelayaran perdana melintasi alur Pelabuhan Tanjung Priok.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Agus H Purnomo mengatakan KN Edam merupakan salah satu dari lima Kapal Kelas I Kenavigasian yang dibangun oleh Galangan Kapal PT Palindo Marine Batam pada Tahun Anggaran 2016-2017. Kapal itu resmi diserahterimakan kepada Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok pada November 2017.

Direktur Kenavigasian Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub Sugeng Wibowo menyampaikan KN Edam merupakan kapal buatan anak bangsa yang diproduksi di industri galangan kapal dalam negeri.

"Kita patut berbangga dan saya yakin kualitasnya tak kalah dengan kapal buatan luar negeri," ujarnya, Kamis (4/1).

Sugeng mengatakan, sesuai arahan Dirjen Hubla, dia meminta kepada Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok untuk dapat memanfaatkan dan merawat kapal kenavigasian itu dengan sebaik-baiknya.

"Pesan Dirjen Hubla agar Disnav Tanjung Priok dapat memanfaatkan kapal ini dengan sebaik-baiknya serta menjaga dan merawatnya dengan baik supaya kondisi teknisnya terus terjaga dan selalu laik laut sehingga dapat diandalkan ketika menjalankan tugas kenavigasian," katanya.

Lebih lanjut, dia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan dan pengoperasian KN. Edam.

"Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan KN Edam hingga akhirnya kapal ini dapat beroperasi secara penuh dalam mendukung tugas kenavigasian pada wilayah kerja Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok," katanya.

Kepala Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok, Boedhi Setiadjid mengungkapkan keberadaan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) merupakan salah satu penunjang keselamatan pelayaran, sehingga diperlukan armada kapal kenavigasian yang andal untuk mendukung operasionalnya.

"Kehadiran KN Edam yang memiliki panjang 60 meter dan kecepatan 15 knot ini diharapkan semakin memperkuat peran armada kapal kenavigasian yang dimiliki oleh Disnav Kelas I Tanjung Priok, khususnya dalam melakukan tugas perawatan SBNP di wilayah kerja Disnav Tanjung Priok," ujar  Boedhi.

Di sela-sela peresmian KN Edam, juga dilakukan penanaman pohon oleh Dirjen Perhubungan Laut di Taman Disnav Kelas I Tanjung Priok sebagai salah satu upaya untuk mendukung gerakan penghijauan di Jakarta. (hlz/hlz)


Komentar