Selasa, 19 Juni 2018 | 05:56 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelabuhan
Rabu, 10 Januari 2018 10:35

OP Tanjung Priok Memaklumi Masalah di JICT, Arus Barang Dijamin Lancar

Translog Today
(translogtoday)

JAKARTA -

Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok memaklumi penurunan produktivitas kegiatan bongkar muat di PT Jakarta International  Container Terminal (JICT) akibat penyesuaian petugas operator peralatan bongkar muat sejak awal tahun ini.

Namun, pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui OP Tanjung Priok akan memastikan arus barang ekspor dan impor melalui Pelabuhan Tanjung Priok tetap berjalan lancar.

"Saya memastikan arus barang di Tanjung Priok tetap berjalan dengan baik meskipun sedang terjadi peralihan tenaga outsourcing operator alat bongkar muat jenis Rubber Tyred Gantry Crane (RTGC) di JICT dari PT Empco Logistic ke PT Multi Tally Indonesia (MTI)," kata Kepala OP Tanjung Priok Arif Toha, Selasa (9/1).

Menurut di, peralihan tenaga outsourcing operator ITU disebabkan masa kontrak PT Empco Logistic dengan JICT telah habis pada Desember 2017 sehingga manajemen JICT membuka tender yang dimenangkan PT MTI.

"Proses tendernya berjalan lancar dan transparan yang menunjuk PT MTI sebagai pemenang. Ini murni business to business dan Pemerintah tidak mencampuri urusan internal JICT," ujar Arif dalam keterangan pers.

Dia menyebutkan bahwa manajemen JICT telah menyampaikan permohonan maaf atas kelambatan pelayanan bongkar muat peti kemas tersebut. "JICT menargetkan seluruh kegiatan bongkat muat akan berjalan normal kembali sebagaimana target pemerintah," ujar Arif.

Arif memastikan pihaknya terus memantau dan memastikan pelayanan bongkar muat terus berjalan lancer. “Hingga saat ini pelayanan terus berjalan, tidak ditemui adanya antrean yang signifikan," ujarnya.

Pihaknya juga menyiapkan rencana alternatif bila ke depan terjadi antrean panjang bongkar muat peti kemas.

"Tentu pemerintah akan mengatur agar tetap berjalan lancar bila terjadi antrean, misalnya saja mengalihkan antrean itu ke terminal lain," kata Arif.   &n (hlz/hlz)


Komentar