Selasa, 23 Januari 2018 | 07:03 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelabuhan
Rabu, 10 Januari 2018 10:02

UKM Dolly Diminati Turis Cruise di Pelabuhan Tanjung Perak

Aidikar M. Saidi
(Pelindo III)

SURABAYA -

Kehadiran kapal pesiar internasional MV North Quay di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, membawa berkah bagi usaha kecil dan menengah (UKM) mitra binaan PT Pelabuhan Indonesia III (Persero).

 

Umisingsih, UKM asal kawasan eks-lokalisasi Kampung Dolly, merasakan lonjakan omzet penjualannya dalam beberapa  bulan terakhir. 

“Sejak rutin diajak Pelindo III untuk membuka gerai saat ada cruise sandar di Pelabuhan Tanjung Perak, kami memiliki omzet yang stabil hingga sekitar Rp2 jutaan setiap pameran," ujarnya.

Bahkan, lanjut Umi, saat cruise MV Volendam sandar pada Minggu (7/1) lalu, omzet melonjak sampai di atas Rp4,5 juta,” katanya di sela-sela menjaga gerai saat cruise MV Genting Dream sandar, Selasa (9/1).

Ia kemudian berbagi rahasia, yakni membawa produk berkarakter budaya lokal yang diminati oleh para turis mancanegara penumpang cruise.

Di atas meja dan rak yang disediakan oleh Pelindo III terlihat aneka produk, mulai dari kain dan baju batik, sepatu, minyak rambut (pomade), hingga kerupuk.

“Setelah beberapa kali ikut pameran, saya memilih untuk tidak menawarkan produk dengan memanggil-manggil turis yang melintasi stand. Karena mereka malah jengah (kurang suka). Lebih baik kalau mereka mendatangi, baru dilayani seramah mungkin,” ungkapnya.

Dave Goh, turis cruise asal Singapura yang ditemui sebelum kembali ke kapal, mengatakan pameran UKM itu akan lebih menarik lagi jika lebih banyak gerai yang berpartisipasi.

“Karena lebih banyak pilihan produk menjadi lebih menarik bagi wisatawan. Jangan lupa, harganya juga harus terjangkau atau setidaknya tidak terlalu jauh dengan harga di mall,” sarannya.

Hal ini sangat beralasan karena banyak turis cruise yang memilih berjalan-jalan ke mall saat tiba di Kota Surabaya sehingga mereka dapat membandingkan harga.

Sementara itu, VP Corporate Communication Pelindo III Lia Indi Agustiana, mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Dewan Kerja Sama Kesenian Daerah (Dekranasda) Kota Surabaya untuk mengundang UKM berpameran saat cruise datang.

“Ini untuk mengoptimalkan manfaat ekonomi yang didapat dari turis mancanegara yang datang dengan cruise. Dengan mengundang pelaku UKM, manfaat langsung terasa ke masyarakat,” katanya.

“Tidak hanya menyediakan tempat, meja, dan kursi pameran, kami juga menggelar pertunjukkan seni musik atau tari tradisional untuk menghibur, sekaligus ‘menahan’ agar turis tidak langsung naik kembali ke kapal. Tapi menyempatkan diri untuk memilih produk dan tentunya berbelanja,” katanya lagi.

Berdasarkan data Pelindo III, penyaluran Program Kemitraan BUMN kepelabuhanan tersebut pada tahun 2017 mencapai Rp16 miliar kepada 476 UKM mitra binaan.

(hlz/hlz)


Komentar