Senin, 22 Oktober 2018 | 17:26 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelabuhan
Sabtu, 13 Januari 2018 15:28

Arus Kunjungan Kapal di Pelabuhan Panjang Melonjak 45%

Aidikar M. Saidi
Pelabuhan Panjang, Lampung

BANDAR LAMPUNG -

Arus kunjungan kapal melalui Pelabuhan Panjang melonjak 45% sepanjang 2017, didorong oleh tingginya pertumbuhan arus kapal domestik.

Trafik kunjungan kapal di pelabuhan tersibuk di Lampung itu meningkat dari 17.293.021 gross tonnage (GT) pada 2016 menjadi 25.228.771 GT pada 2017 atau tumbuh 45%.

Adapun arus kunjungan kapal domestik selama 2017 tercatat 16.704.981 GT atau naik hampir dua kali lipat dibandingkan dengan realisasi 2016 yang hanya 8.668.804 GT.

Untuk kunjungan kapal international sedikit menurun sepanjang 2017 yakni hanya 8.523.790 GT, padahal pada tahun sebelumnya mencapai 8.624.217 GT.

Amanda Maulina, Assistant Deputy General Manager Komersial PT Pelabuhan Indonesia II Cabang Panjang mengatakan, kenaikan tersebut disebabkan oleh kunjungan kapal roro Tol Laut rute domestik yang sudah linier dengan GT besar.

"Untuk kunjungan kapal international sebetulnya cenderung stabil karena bergantung pada komoditas agrobisnis di Lampung," ujarnya kepada Translogtoday, Sabtu (13/1).

Dia mengatakan produk agrobisnis tersebut biasanya juga bergantung pada hasil panen, cuaca dan juga harga.

Menurut Amanda, peningkatan juga dapat dilihat dari arus petikemas yang melaui Pelabuhan Panjang yakni dari 101.488 TEUs pada 2016 menjadi 119.232 TEUs pada 2017 atau meningkat 17%.

Selain itu, tuturnya, arus barang konvensional menunjukkan tren positif pada 2017, dengan kenaikan 24% dari tahun s,belumnya. Pada 2017. Pelabuhan Panjang berhasil membukukan arus bongkar muat barang sebanyak 8.885.834 ton.

Dari segi program strategis, IPC Panjang juga telah banyak melakukan pencapaian berupa penataan pelabuhan berdasarkan zonasi terminal (dedicated terminal), serta menata berbagai fasilitas seperti jalan, gudang dan peralatan bongkar muat.

Berikutnya, pencapaian program strategis dalam hal peningkatan sistem dengan yang lebih canggih untuk menuju Digitalisasi Pelabuhan.

Penghargaan

Pada 2017, IPC Panjang juga meraih berbagai penghargaan antara lain penghargaan dari Pemerintah Provinsi Lampung kategori Inspiring Program di ajang Lampung CSR Awards 2017, serta penghargaan Best Interaction dari Direktur Utama IPC dalam IPC Public Relation Forum.

Penghargaan berikutnya dari Komisi Informasi Publik Lampung yakni Peringkat Kelima Anugerah Keterbukaan Informasi Kategori BUMN/BUMD se-Provinsi Lampung tahun 2017.

Sebagai pelabuhan yang berstandar internasional, IPC Panjang juga telah memiliki Sertifikat ISO 9001:2008 mengenai Quality Management System-Requirement dan memiliki Sertifikat ISPS Code dari Direktorat Jenderal Perhubungan Kementerian Perhubungan.

Dalam hal pelayanan, IPC Panjang mendapatkan predikat Prima Utama untuk Terminal Petikemas dan Prima Madya bagi PPSA dari Kementerian Perhubungan.

(hlz/hlz)


Komentar