Selasa, 16 Oktober 2018 | 09:31 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelabuhan
Jumat, 26 Januari 2018 18:33

Pelindo III Gandeng Swasta Bangun Terminal LNG di Tanjung Emas dan Log di Gresik

Translog Today
(Pelindo III)

SURABAYA -

PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) menggandeng dua perusahaan swasta untuk memperluas bisnis kepelabuhanan guna memperkuat layanan nonpetikemas di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dan Pelabuhan Gresik.

Kerja sama tersebut dituangkan ke dalam Memorandum of Collaboration (MoC) yang ditandatangani para pihak terkait di Kantor Pusat Pelindo III Surabaya, Jumat (26/1).

"Pelindo III berinisiatif melibatkan beberapa pihak swasta dalam kerja sama ini untuk memacu produktivitas komoditas nonpetikemas," kata CEO Pelindo III IG N Askhara Danadiputra seusai penandatanganan.

Perusahaan swasta yang diajak bekerja sama, yakni PT Optima Sinergi Comvestama sebagai mitra pengembangan terminal liquefied natural gas (LNG) di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Kedua yaitu PT Gresik Jasatama sebagai mitra pengelolaan fasilitas pelabuhan untuk terminal log dan barang curah di Pelabuhan Gresik.

"Pelibatan pihak swasta ini selain untuk memacu produktivitas nonpetikemas, juga mendorong percepatan pengembangan kawasan industri di sejumlah daerah," kata Askhara yang biasa disapa Ari.

Dia menjelaskan, kerja sama Pelindo III dengan PT Optima Sinergi Comvestama fokus pada pengembangan dan pengoperasian terminal, pasokan LNG, penyediaan jasa logistik, hingga peningkatan kompetensi pegawai dalam hal pengelolaan gas.

Adapun kerja sama dengan PT Gresik Jasatama fokus pada optimalisasi terminal log dan barang curah di Pelabuhan Gresik.

Selain menggandeng pihak swasta, Pelindo III bekerja sama dengan Badan Pengembangan Wilayah Surabaya Madura (BPWS) untuk melakukan studi pengembangan Pelabuhan Tanjung Bulupandan di Madura.

"Lingkup dan kerja samanya pada pengembangan kawasan di kaki jembatan sisi Surabaya dan Madura serta kawasan khusus di utara Pulau Madura," ungkap Ari.

Pelabuhan itu akan terintegrasi dengan pengembangan Kawasan Khusus Madura (KKM), Kawasan Industri Khusus, dan pengembangan bisnis lainnya, sehingga pertumbuhan ekonomi bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat Madura.

(hlz/hlz)


Komentar