Senin, 24 September 2018 | 10:18 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelayaran
Jumat, 09 Februari 2018 17:18

Sempat Parkir Hampir Dua Tahun, Ratusan Tug and Barge Kini Bekerja

Translog Today
Johnson W. Sutjipto (translogtoday)

JAKARTA - Membaiknya iklim industri pelayaran ditandai dengan ratusan kapal  tug and barge yang selama tahun 2016 hingga paruh pertama 2017 parkir di sejumlah sungai di Indonesia, saat ini sudah bekerja .

Ketua Umum Indonesian National Shipowners' Association (INSA) Johnson W. Sutjipto mengatakan kenaikan harga harga batubara yang meningkat menjadi US$86,23 per ton membuat angkutan curah menjadi sangat menarik.

Kondisi itu juga didorong oleh permintaan batu bara domestik yang bertumbuh sejalan dengan beroperasinya proyek pembangkit listrik dari proyek 35.000 MW, sehingga sektor pelayaran tug and barge berkembang.

Johnson menjelaskan secara umum, kenaikan harga minyak mentah dunia yang saat ini sudah berada pada level US$70 per barrel akan membuat pelaku usaha pelayaran semakin optimistis menatap 2018.

Namun, katanya, perbaikan iklim industri pelayaran pada  2018 akan ditopang dengan adanya kebijakan Peraturan Menteri Perdagangan No. 82 tahun 2017 tentang Ketentuan Penggunaan Angkutan Laut dan Asuransi Nasional untuk Ekspor dan Impor Barang Tertentu.

Selain itu, Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan telah menerbitkan PM No. 24/2017 pengganti PM 45/2015 tentang Penghapusan ketentuan modal dasar minimum untuk izin angkutan laut, sehingga memberi kepastian usaha bagi pengusaha angkutan laut nasional.

"Setelah selama dua tahun terpuruk, industri pelayaran di Indonesia pada tahun 2018 diprediksi akan semakin membaik sejalan dengan kenaikan harga minyak mentah dunia dan komoditas batu bara," katanya.

Menurut Johnson, trend kenaikan harga minyak mentah dunia pada tahun 2018 ini diperkirakan akan mencapai hingga US$80 per barrel sehingga peluang kerja sub-sektor pelayaran offshore akan meningkat karena kegiatan offshore minyak dan gas (migas) yang juga akan bertumbuh.

  (aji/hlz)


Komentar