Selasa, 22 Mei 2018 | 17:08 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Regulasi / Logistik
Kamis, 15 Februari 2018 10:35

Wujudkan Zero Accident, MTI Gencarkan Inspeksi Fasilitas K3

Ire Djafar
Inspeksi fasilitas K3 di kantor MTI (MTI/translogtoday/ire)

JAKARTA -

PT Multi Terminal Indonesia (MTI)/IPC Logistic menyelenggarkan seminar dan inspeksi Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) kepada jajaran manajemen untuk mewujudkan zero accident dalam operasional kerja di perusahaan.

Direktur Operasi MTI Banu Astrini mengatakan sejak 2017 pihaknya terus fokus memperkuat operasional dengan mengacu pada standar keselamatan kerja yang semakin tinggi dan alat pendukung bongkar lebih lengkap.

"Fasilitas dan alat K3 sangat penting karena pelabuhan merupakan tempat bekerja yang paling berisiko dibandingkan dengan area pertambangan dari sisi K3," ujar Banu dalam seminar K3 yang menggandeng  PT Intranusa Indonesia sebagai narasumber, Kamis (15/2).

Menurutnya, resiko tidak hanya berada di lapangan tapi bisa saja terjadi di dalam gedung kantor. "Untuk itu perlengkapan K3 perlu diperhatikan," tambahnya. 

Dalam acara tersebut, peserta tidak hanya dibekali dengan pemahaman K3, tapi juga secara langsung melakukan inspeksi ke lapangan, mencatat poin-poin alat keselamatan kerja di lingkungan kerja serta kelengkapan atribut APD pekerja.

Lebih jauh dia menjelaskan, kesehatan dan keselamatan kerja atau K3 adalah bidang yang terkait dengan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan manusia yang bekerja di sebuah perusahaan, institusi maupun lokasi proyek. 

"Tujuan K3 itu sendiri adalah untuk memelihara kesehatan dan keselamatan lingkungan kerja. K3 juga melindungi rekan kerja, keluarga pekerja, konsumen, dan orang lain di kondisi lingkungan kerja," papar Banu. 

Menurut dia, penerapan K3 bukan hal yang mudah, diperlukan kesadaran, kedisiplinan dan kepedulian terhadap lingkungan kerja untuk menerapkannya.

"Karenanya dalam sebuah perusahaan K3 menjadi bagian dari prinsip produktivitas dan tolak ukur dalam program dan kebijakan menuju perusahaan yang handal dan profesional," pungkasnya.  (hlz/hlz)


Komentar