Selasa, 22 Mei 2018 | 17:08 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Logistik / Freight/Cargo
Jumat, 16 Februari 2018 22:01

MTI Incar Pendapatan Rp522 Miliar, Laba Naik 61%

Ire Djafar
(MTI/translogtoday/ire)

JAKARTA -

PT Multi Terminal Indonesia/IPC Logistic menargetkan pendapatan usaha pada 2018 mencapai Rp522,62 miliar atau meningkat 19% dan laba Rp66,35 miliar atau naik 61% dibandingkan dengan pencapaian tahun lalu.

Target itu disampaikan oleh Direktur Utama PT Multi Terminal Indonesia Tony Hajar Andenoworih dalam rapat kerja bertema 16 Years One Family, One Family, One Spirit di Jakarta, Rabu (14/2).

Dia mengungkapkan, MTI juga menargetkan bisnis warehouse dan lapangan tumbuh 37% menjadi Rp212,49 miliar, freight forwading naik 6,65% menjadi Rp104,26 miliar pada tahun ini.

Demikian juga dengan kinerja operasional alat fasilitas pelabuhan ditargetkan mencapai Rp63,86 miliar pada 2018 atau meningkat 12,80% dari tahun sebelumnya.

"Usaha pengelolaan terminal diharapkan naik menjadi Rp103,10 miliar atau tumbuh 15,25%, sementara pengelolaan transportasi dan multi-kargo diharapkan mencapai 38,90 Miliar atau melonjak 569,64% dari tahun lalu," paparnya. 

Rapat kerja tersebut merupakan agenda rutin tahunan tetapi baru dilaksanakan MTI pada 2018 mengingat dalam tiga tahun terakhir perusahaan masih fokus melakukan pembenahan menjadi perusahaan logistik.

Raker ini juga sebagai evaluasi terhadap kinerja pada tahun 2017, sekaligus memantapkan program kerja tahun 2018 untuk seluruh cabang dan unit usaha MTI. Acara tersebut diikuti para SVP, VP kantor pusat MTI, GM serta manager cabang dan unit.

Dalam kesempatan itu, GM Cabang dan Unit MTI menyampaikan laporan kinerja keuangan dan operasional 2017 serta target RKAP 2018, diikuti program unggulan dan hal-hal yang perlu mendapat perhatian dari direksi.

Dirut Tony Hajar mengakui selama tiga tahun bertransformasi menjadi perusahaan logistik, banyak tantangan yang dihadapi oleh MTI.

"Awalnya kita mengolah terminal, sekarang berubah menjadi bisnis logistik dengan kompetitor yang begitu banyak, cakupan begitu luas. Suka tidak suka kita harus mengubah perilaku bisnis,” ujarnya.

Dia mengatakan pola piker manajemen MTI pun harus seperti pebisnis. “Kalau tadinya bekerja saja, sekarang harus menjadi pebisnis yang mampu melayani pelanggan dengan baik dan kreatif dalam melihat peluang pasar,” kata Tony.

(hlz/hlz)


Komentar