Rabu, 15 Agustus 2018 | 20:28 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelayaran
Senin, 19 Februari 2018 11:12

Persaingan Angkutan Kontainer 2018 Diprediksi Semakin Ketat

Translog Today
Kapal Kontainer (repro)

JAKARTA - Persaingan di sektor angkutan kontainer diprediksi bakal semakin ketat menyusul akan beroperasinya 15 unit kapal kontainer 100 TEUs milik Kementerian Perhubungan yang dibangun pada galangan kapal dalam negeri.

Ketua bidang Angkutan Kontainer Indonesian National Shipowners' Association (INSA) Soenardi Sudartan mengatakan kondisi bisnis angkutan kontainer pada 2018 ini tidak jauh berbeda dengan 2017.

Dia memperkirakan persaingan pada sektor angkutan kontainer tetap ketat menyusul akan beroperasinya 15 unit kapal kontainer pesanan Pemerintah di luar pesanan swasta lainnya.

"Saya kira perang tarif antar operator masih akan tetap sengit bahkan semakin sengit. Kalau pertumbuhan, sangat bergantung kepada permintaan," ujarnya, Senin (19/2).

Dia menjelaskan selain bersaing antar sesama swasta, angkutan kontainer juga bersaing dengan operator kapal Tol Laut, terutama pada rute yang bersinggungan dengan rute yang sudah dilayani pelayaran niaga.

Pada Desember 2015, ditandatangani kontrak pembangunan 15 unit kapal antara sejumlah galangan kapal di Indonesia dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan senilai Rp1,6 triliun.

Menurut rencana, ke-15 kapal kontainer tersebut nantinya akan lebih banyak digunakan untuk melayani program Tol Laut dari Pulau Jawa ke wilayah Indinesia Timur dan sebaliknya. Meskipun demikian, tidak menutup kemungkinan dimanfaatkan juga untuk menalayani wilayah barat. (aji/hlz)


Komentar