Senin, 10 Desember 2018 | 09:42 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelabuhan
Minggu, 25 Februari 2018 16:31

Pelindo II Mulai Ganti Rugi Lahan Proyek Terminal Kijing

Ire Djafar
Proses pembayaran ganti rugi lahan proyek Terminal Kijing (IPC/translogtoday/ire)

JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC mulai melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan Terminal Kijing yang berlokasi di Desa Sungai Bundung Laut dan Desa Sungai Kunyit Laut, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

Pembayaran ganti rugi tahap pertama telah dilaksanakan pada Jumat (23/2) terhadap lahan seluas sekitar 14 hektare, meliputi 65 bidang tanah berikut bangunan di atasnya serta beberapa aset pemerintah yang akan dilakukan relokasi.

IPC segera memulai proses pembangunan infrastruktur Terminal Kijing setelah proses pembebasan lahan selesai, yang akan dilaksanakan pada triwulan pertama  2018.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Daerah, Badan Pertanahan Nasional (BPN) serta masyarakat setempat sehingga proses pembangunan Terminal Kijing ini dapat berjalan dengan baik dan lancar,” kata Direktur Utama Pelindo II Elvyn G Masassya.

Elvyn meyakini kehadiran Terminal Kijing yang didukung Kawasan Ekonomi Khusus dapat mendorong pengembangan ekonomi daerah, seperti industri di Kalimantan Barat sehingga berdampak positif pada peningkatan ekonomi daerah dan masyarakat.

Dia mengatakan Terminal Kijing dibangun sebagai pengembangan Pelabuhan Pontianak yang sudah sangat padat.

Pelabuhan Pontianak yang merupakan pelabuhan sungai terletak di tengah kota Pontianak sudah sangat padat sehingga sulit melakukan pengembangan sisi darat ditambah dengan posisi sebagai pelabuhan sungai dengan draft dangkal tidak mampu mengakomodir kapal-kapal besar.

Oleh karena itu, IPC mengembangkan Terminal Kijing yang berlokasi di sisi laut sehingga nantinya dapat mengakomodir dan melayani kapal-kapal besar.

Elvyn juga berharap, keberadaan Pelabuhan Kijing berdampak pada peningkatan perekonomian Kalimantan Barat melalui masuknya investor di sektor perkebunan, pertambangan dan sektor lainnya.

Terminal Kijing yang merupakan pengembangan Pelabuhan Pontianak ini pembangunannya direncanakan dalam dua tahap, meliputi pembangunan empat terminal, yakni terminal petikemas, terminal multi-purpose, terminal curah cair dan terminal curah kering.

Terminal ini diproyeksikan dapat menampung kurang lebih 1 juta TEUs petikemas, 8 juta ton CPO dan 15 juta ton curah kering. (hlz/hlz)


Komentar