Selasa, 19 Juni 2018 | 05:43 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelabuhan
Rabu, 28 Februari 2018 13:23

Terminal Teluk Lamong Layani Kapal Curah Kering Raksasa

Ayu Puji
Bongkar muatan curah kering di TTL (Pelindo III)

SURABAYA - MV Bulk Japan, kapal curah kering berbobot mati 82.951 ton, menjadi kapal terbesar yang pernah sandar di Terminal Teluk Lamong (TTL) Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Direktur Utama TTL Dothy menegaskan pihaknya sudah siap melayani kapal berukuran besar seperti MV Bulk Japan yang berukuran panjang 228,29 meter dan membutuhkan kedalaman dermaga -12,3 meter.

"TTL sangat siap melayani kapal berukuran besar, karena saat ini memiliki kedalaman kolam pelabuhan hingga -14 meter LWS (di bawah permukaan air) dan akan dikeruk lagi menjadi -16 meter LWS," kata Dothy, Selasa (27/2).

Kapal kargo asal Brasil berbendera Liberia itu mengangkut soya bean meal (bahan pakan ternak) dan mempercayai TTL menjadi single port (satu-satunya destinasi pelabuhan) di Indonesia untuk membongkar seluruh muatan.

Dothy menjelaskan, proses bongkar muatan curah kering soya bean meal di TTL juga didukung peralatan berteknologi modern berupa 2 unit grab ship unloader berkapasitas hingga 2.000 ton per jam per unit. Selain itu, pengangkutan terintegrasi dengan 2 lane conveyor langsung ke silo dan gudang berkapasitas total hingga 200.000 ton.

Dalam kondisi cuaca yang mendukung, tuturnya, kecepatan kinerja di TTL rata-rata mencapai 20.000 ton per hari, sehingga untuk kapal berkapasitas sejenis bisa selesai bongkar plus pembersihan hanya dalam maksimal 4 hari.

Menurut dia, kesiapan infrastruktur pelabuhan dan efektivitas operasional bongkar muat menjadi faktor penting menarik minat kapal-kapal internasional berukuran besar untuk langsung sandar di pelabuhan Indonesia, tanpa transit di negara lain.

"Kami yakin bisa mendatangkan lebih banyak kapal-kapal berukuran besar. Semakin besar ukuran kapal yang sandar, tentu potensi efisiensi yang bisa didapat oleh pelaku industri logistik semakin besar," kata Dothy.

Apresiasi Layanan TTL

Kapten kapal MV Bulk Japan Capt. Rosauro L. Bacus Jr. ketika sandar disambut oleh seluruh direksi TTL pada Jumat (23/2). Dia bahkan sempat memakai udeng atau hiasan kepala khas Jawa Timur yang disematkan oleh direksi TTL yang turut naik ke anjungan kapal.

Bacus Jr. menilai kualitas layanan dan kesiapan peralatan TTL sudah excellent, sehingga pelayanan bongkar muatan di terminal dapat dilakukan dengan cepat.

"Pelayanan pemanduan saat kapal memasuki Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) juga profesional," katanya dalam siaran pers Pelindo III.

Pelayanan Pelindo III pada kapal tunda dikerjakan oleh anak usahanya, PT Pelindo Marine Service (PMS), yang pada tahun ini telah menambah 15 kapal tunda baru seri KT Jayanegara berkekuatan 1.500 dan 2.400 tenaga kuda. Total investasi kapal tunda ini mencapai Rp1,15 triliun. (hlz/hlz)


Komentar