Senin, 24 September 2018 | 10:18 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Galangan Kapal
Sabtu, 03 Maret 2018 12:39

Kemenhub Luncurkan Kapal Kontainer 100 TEUs Kendhaga Nusantara 6

Translog Today
(Pelindo III)

SEMARANG -

Kementerian Perhubungan meluncurkan KM Kendhaga Nusantara 6, kapal kontainer berkapasitas 100 TEUs kesembilan dari 15 unit yang dipesan Kemenhub sejak 2015.

Peluncuran kapal Kendhaga Nusantara 6 diresmikan oleh Direktur Perkapalan dan Kepelautan Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub Junaidi di galangan kapal PT Janata Marina Indah, Tanjung Emas Semarang, Jumat (2/3).

"Kapal ini akan mendukung konektivitas pelayaran dalam program Tol Laut, meningkatkan integrasi sistem angkutan untuk mengurangi disparitas harga," kata Junaidi.

Satu kapal sejenis sedang dibangun di Serang, Banten, dan lima lainnya di Lamongan, Jawa Timur. Kelima kapal itu ditargetkan rampung tepat waktu dan dapat diresmikan sebelum operasional pada April 2018.

“Semakin banyak jumlah kapal kontainer, diharapkan meningkatkan dan mendukung program Tol Laut yang akan berdampak pada penurunan biaya logistik,” ujarnya.

Selain kapal Tol Laut, Kemenhub juga membangun kapal perintis untuk kebutuhan angkutan melalui laut di wilayah terdepan, terpencil, dan pedalaman yang belum memiliki akses darat maupun udara.

Kapal tersebut antara lain kapal kapasitas 2.000GT (25 unit), 1.200GT (20 unit), 750 GT (5 unit), dan kapal angkutan ternak  (5 unit).

Ditjen Hubla telah menetapkan 15 trayek Tol Laut untuk mendukung penurunan disparitas harga antara kawasan barat dan timur Indonesia.

Anggaran yang digelontorkan untuk program tersebut pada 2018 mencapai Rp447,6 miliar untuk 15 trayek yang disiapkan oleh Ditjen Hubla.

"Dari 15 trayek yang disiapkan, 8 trayek penugasan dan 7 trayek telah masuk proses lelang dan minggu ini sesuai rencana diharapkan ada pemenangnya," ungkap Junaidi.

Untuk pelaksanaan Tol Laut tahun 2018, pemerintah menugaskan PT Pelni untuk Trayek T-2, T-4, T6, T-13, T14 dan T15, ASDP untuk trayek T-1 dan T-3.

Adapun perusahaan pelayaran swasta diberikan kesempatan untuk trayek T-5, T-7, T-8, T-9, T-10, T-11 dan T-12 melalui mekanisme pelelangan umum.

(hlz/hlz)


Komentar