Selasa, 25 September 2018 | 09:47 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelabuhan
Minggu, 04 Maret 2018 17:30

Menhub Tinjau Layanan 24 Jam dan Inaportnet di JICT Tanjung Priok

Ire Djafar
(translogtoday/ire)

JAKARTA -

Penerapan layanan 24 jam 7 hari seminggu atau 24/7 di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta diharapkan memberikan pelayanan cepat, murah, mudah, dan transparan bagi seluruh pemangku kepentingan.

Hal itu disampaikan Kepala Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok Arif Toha saat menerima kunjungan kerja Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam rangka meninjau pelayanan 24/7 di Jakarta International Container Terminal (JICT) Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Minggu (4/3).

"Penerapan layanan 24/7 merupakan efisiensi bagi seluruh stakeholders kepelabuhanan. Untuk itu, diperlukan dukungan dari semua pihak agar penerapan sistim online menyeluruh dapat tewujud," Kata Arif Toha.

Pelayanan 24/7 antara lain meliputi layanan pembayaran PNBP Labuh yang terintegrasi Inaportnet dan Simponi, pelayanan DO online hanya 10 menit, dan pelayanan Inaportnet murah.

Selain itu, CFS Center mengenakan tarif standar, kemudahan tracking dan tracing posisi kapal dan barang di Inaportnet V.2, serta informasi waktu inap petikemas secara realtime.

Menurut dia, pelayanan 24/7 menawarkan sejumlah keuntungan, antara lain efisiensi mulai dari pelayanan kapal, PNBP, DO yang butuh waktu 1-3 hari, pengurusan DO Rp200.000, biaya operasional pengurusan pelayanan kapal Rp100.000, dan hingga biaya pengurusan CFS Center.

"Pengguna jasa tanpa harus datang ke OP dan Syahbandar, paperless dan tersistem, mudah mendapatkan informasi terkini, transparansi posisi kapal dan barang, juga transparansi kinerja pelayanan maupun waktu inap kontainer," jelasnya.

Dia berharap implementasi pelayanan 24/7 bersama Inaportnet memperlancar arus barang sekaligus menekan biaya logistik di Pelabuhan Tanjung Priok. (hlz/hlz)


Komentar