Minggu, 16 Desember 2018 | 03:15 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Korporasi / CSR
Selasa, 06 Maret 2018 14:27

TPK Koja Gandeng PMI Kembali Gelar Aksi Donor Darah

Ire Djafar
(translogtoday/ire)

JAKARTA -

Terminal Petikemas Koja kembali menggelar donor darah perdana pada 2018, sekaligus kegiatan ke-68 sejak perusahaan berdiri. Program kali ini melibatkan 96 pendonor yang merupakan karyawan TPK Koja.

Aksi donor darah juga diikuti beberapa karyawan Bea Cukai, pengguna jasa, EMKL, karyawan koperasi, security dan instansi terkait lainnya. Hasil donor darah akan disumbangkan ke Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat.

Haryanto, Sekretaris Perusahaan TPK Koja, mengatakan kegiatan donor darah ini merupakan program rutin yang digelar tiap triwulan oleh TPK Koja sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan sesama, khususnya bagi mereka yang membutuhkan darah. 

"Kegiatan ini juga merupakan bagian dari program CSR (Corporate Social Responsibility) TPK Koja pada Tahun Anggaran 2018 dan bagian dari rangkaian kerja sama dengan PMI," ujarnya di sela donor darah di kantor TPK Koja, Jakarta Utara, Selasa (6/3).

Haryanto mengapresiasi peran para pendonor, baik yang melakukan donor pada kali ini maupun sebelumnya. 

"Kami mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua yang berpartisipasi pada kegiatan donor kali ini, juga kepada para pendonor non-karyawan TPK Koja yang ikut ambil bagian. Ini merupakan wujud nyata dari kepedulian terhadap sesama," katanya.

Menurut Haryanto, program donor darah sangat bagus dan layak untuk terus dilanjutkan di tahun-tahun mendatang. Dari sisi sosial, darah yang didonorkan akan sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan.

“Mudah-mudahan program ini akan terus berkesinambungan dan pesertanya diharapkan semakin banyak,” katanya.

Larry Mucharam, staf Humas TPK Koja, mengatakan donor darah ini terlaksana berkat kerja sama antara TPK Koja dan PMI. Sejak berdiri, TPK Koja telah melaksanakan setidaknya 68 kali kegiatan donor darah.

“Ini memang program rutin perusahaan. Setiap tahunnya kami menggelar sebanyak empat kali. Hanya beberapa kali absen,” katanya.

Sebelum diambil darahnya, calon pendonor terlebih dahulu harus melewati beberapa tahapan, mulai dari pendaftaran, pemeriksaan Hb (hemoglobin) dan pemeriksaan tekanan darah. Hanya mereka yang memenuhi persyaratan yang diperbolehkan mendonorkan darah.

(hlz/hlz)


Komentar