Kamis, 22 November 2018 | 17:25 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelabuhan
Sabtu, 10 Maret 2018 21:10

MTI dan Pelindo II Kaji Pengelolaan Pelabuhan Teluk Tapang Pasaman

Ire Djafar
Pelabuhan Teluk Tapang, Pasaman, Sumatera Barat (MTI/translogtoday/ire)

JAKARTA -

PT Multi Terminal Indonesia (MTI) bersama perusahaan induknya, PT Pelabuhan Indonesia II (Persero), mengkaji rencana kerja sama pengelolaan Pelabuhan Teluk Tapang, Pasaman, dengan Pemerintahan Provinsi Sumatera Barat.

Rapat pembahasan kerja sama sudah digelar MTI dengan Pelindo II, Pemprov Sumbar, dan Kementerian ESDM di kantor Badan Pengembangan Daerah (Bapeda) Pasaman, Sumbar, Kamis (8/3).

Kementerian ESDM melalui Badan Litbang ESDM akan mengkaji rencana pembangunan energi listrik di pelabuhan tersebut.

Direktur Utama MTI Tony Hajar Andenoworih mengatakan Pelabuhan Teluk Tapang berfungsi mengurai kepadatan bongkar muat di Pelabuhan Teluk Bayur, Padang, selain sebagai pelabuhan alternatif pengangkut hasil bumi di Pasaman.

Menurut dia, akses jalan utama menuju Teluk Tapang perlu diperhatikan guna kelancaran distribusi logistik. Sebab jika akses jalan utama sudah bagus, pengelolaan pelabuhan tersebut akan berkembang.

"Potensi alam di sekitar Pelabuhan Teluk Tapang sangat besar, seperti CPO, bijih besi, peternakan, dan perikanan yang memungkinkan untuk pembangunan cold storage," ujar Tony.

Perwakilan dari Pelindo II Ratih Farini selaku VP Hubaga mengatakan, setelah menggelar diskusi dan kunjungan lapangan, pihaknya segera membuat studi kelayakan pengembangan bisnis pelabuhan itu melalui sinergi BUMN. 

"Semoga dengan bersinergi, semakin dirasakan BUMN hadir untuk negeri dan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat," ujarnya. 

Untuk diketahui, MTI diamanatkan oleh Pelindo II untuk mengemban misi perluasan bisnis logistik di Sumatera Barat.

Misi ini sejalan dengan pengembangan bisnis MTI dengan perluasan layanan logistik di berbagai daerah. Saat ini MTI sudah beroperasi di Palembang, Surabaya, Semarang, Banten dan Jakarta.

Selain itu, MTI ditugaskan menjalankan program pemerintah lainnya, seperti Tol laut dan Sentra logistik Rumah Kita di Natuna.

(hlz/hlz)


Komentar