Rabu, 15 Agustus 2018 | 04:26 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Regulasi / Maritim
Kamis, 15 Maret 2018 22:14

Luhut: Penertiban Pelabuhan di Batam Bakal Tegas, Tidak Ada Urusan!

Ire Djafar
Menko Luhut saat meninjau perairan di Batam, Kamis (15/3) (Kemenko Kemaritiman)

BATAM -

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan pemerintah akan bertindak tegas untuk memajukan pelabuhan-pelabuhan di Batam agar lebih efisien dan efektif.

"Beberapa kali pertemuan di Jakarta mengenai bagaimana kita memadukan semua kegiatan di Batam, supaya bisa lebih efisien dan efektif. Jadi Bakamla, Angkatan Laut, Bea Cukai, Kemenhub, dan seterusnya, ada tujuh institusi, kita mau buat (Batam) efisien dan efektif," ungkapnya saat meninjau pulau-pulau di sekitar Batam, Kamis (15/3).

Tujuan kerja sama itu, lanjut Luhut, agar masalah penyelundupan di Batam bisa diatasi dan menjadikan pelabuhan di Batam lebih mumpuni atau terpadu.

"Masing-masing kementerian yang terlibat akan lihat dan kita adakan rapat nanti di Jakarta, Kamis depan. Kita juga melihat pelabuhan di Batam ini, supaya betul-betul mumpuni tidak seperti sekarang. Jadi kita tertibkan semua, supaya pelabuhan ini betul-betul terpadu lagi," tegasnya.

Tidak hanya pelabuhan, Luhut menegaskan pihak terkait juga akan menertibkan lego jangkar di sekitar pelabuhan. Jika ada yang merasa keberatan, dia akan mengambil tindakan tegas.

"Semuanya akan kita tertibkan, jadi kalau ada yang tidak setuju akan kita tindak tegas, tidak ada urusan siapa dia. Tadi kalau laporan dari Kepala Pelabuhan di sini maupun Dirjen Perhubungan Laut dan Bea Cukai, serta Bakamla, potensinya (lego jangkar) sangat besar. Jadi akan kita tertibkan," tambahnya.

Selain pelabuhan khusus yang menangani masalah internasional, lanjut Menko, Gubernur Kepri juga sedang meninjau dan membuat studi kelayakan mana yang paling cocok, sementara pelabuhan-pelabuhan tidak resmi di Batam yang jumlahnya lebih 70 semuanya segera ditutup.

"Kita akan tindak tegas kalau ada yang melanggar aturan, karena kita mau tertib," tegasnya lagi. (hlz/hlz)


Komentar