Selasa, 24 Mei 2022 | 21:30 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Ports
Selasa, 20 Maret 2018 21:28

Bambang Haryo: Pelabuhan Makassar Butuh Coastguard Tangguh

Translog Today
Bambang Haryo (berbaju batik) saat inspeksi kapal KPLP. (istimewa/translogtoday)

MAKASSAR -

Anggota Komisi V DPR Bambang Haryo Soekartono menilai Pelabuhan Makassar membutuhkan penjaga laut dan pantai (coastguard) tangguh untuk menjaga perairan Sulawesi Selatan yang dilewati poros maritim dunia dan domestik.

“Pelabuhan di wilayah Sulawesi Selatan yang dilewati poros maritim dunia dan poros maritim domestik ini harus mempunyai coastguard dengan fasilitas sesuai syarat, seperti kapal coastguard berukuran besar dan berkecepatan tinggi,” ungkapnya.

Bambang Haryo menyampaikan hal itu saat melakukan kunjungan kerja (kunker) spesifik di Pelabuhan Makassar, Selasa (20/3/2018). Dalam kesempatan itu, dia juga meninjau VTS Navigasi, kapal patroli KPLP Kesyahbandaran Utama Makassar, Terminal Peti Kemas Makassar (TPM), dan Terminal Penumpang Pelabuhan Makassar.

 Bambang Haryo inspeksi kapal KPLP

Menurut politikus Partai Gerindra yang berpengalaman di bisnis pelayaran ini, coasguard yang kuat dan memenuhi syarat diperlukan untuk mengantisipasi keselamatan dan keamanan di sekitar perairan Sulawesi Selatan apabila terjadi masalah.

Bambang menilai kapal KPLP (Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai) di Pelabuhan Makassar saat ini belum memadai. Selain jumlahnya hanya dua unit, ukurannya kecil dan berkecepatannya pun sangat rendah. “Tentu ini tidak memenuhi persyaratan sebagai kapal penolong,” tambahnya.

Dia berharap, seluruh pemangku kepentingan memperhatikan hal-hal yang mempengaruhi keselamatan pelayaran, baik oleh regulator, operator, dan fasilitator, maupun unsur penunjang lainnya.

“Harus diperhatikan maintenance facility, lembaga pendidikan kepelautan, fungsi SAR pada coastguard (KPLP), dan yang terakhir perkiraan cuaca dari BMKG,” jelas Bambang, yang juga anggota Badan Anggaran DPR.

Bambang Haryo kunker ke Pelabuhan Makassar 

Dalam kunker tersebut, Bambang disambut oleh Kepala Otoritas Pelabuhan Utama Makassar Rahmatullah beserta jajarannya, General Manager Pelindo IV Cabang Makassar Aris Tunru, GM TPM Yosef Benny Rohy, Kepala Satuan Pengelola Proyek Makassar New Port (MNP) Arwin, dan beberapa pejabat struktural kantor pusat Pelindo IV.

Bambang juga berdiskusi dengan unsur terkait di Pelabuhan Makassar, Kesyahbandaran Utama Makassar, Otoritas Pelabuhan, Disnav, Pelindo, dan masyarakat pengguna jasa transportasi laut yang diwakili oleh INSA, Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI), dan ALFI/ILFA.

“Beliau (Bambang Haryo) menanggapi berbagai masukan terkait perkembangan terkini seputar Pelabuhan Makassar, termasuk proyek Makassar New Port Tahap 1A yang progresnya telah mencapai 64%,” kata Rahmatullah.

Adapun masukan dari APBMI dan INSA Sulsel, antara lain Pelabuhan Makassar diminta menambah crane dan space di Dermaga Soekarno, sementara ALFI/ILFA Sulsel mengharapkan adanya layanan direct call kapal rute Makassar-Singapura. (hlz/hlz)


Komentar