Selasa, 22 Mei 2018 | 17:17 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelabuhan
Kamis, 22 Maret 2018 22:46

GM Tanjung Priok Ajak Stakeholder Dukung Target Superior Performance

Ire Djafar
(translogtoday/ire)

General Manager PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Pelabuhan Tanjung Priok yang baru, Mulyadi, optimistis Tanjung Priok mampu meraih kinerja superior di tengah apabila didukung sinergi yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan.

Optimisme itu diungkapkan Mulyadi saat memberikan sambutan dalam silaturahmi dan pisah sambut GM Pelabuhan Tanjung Priok bertajuk Sinergi Cabang Pelabuhan Tanjung Priok bersama Stakeholder menuju Superior Performance, Kamis (22/3).

“Melalui sinergi dan dukungan semua pihak, target Pelabuhan Tanjung Priok mencapai superior performance semoga segera terwujud,” ujarnya.

Keyakinan itu, lanjut Mulyadi, juga didukung dengan infrastruktur pelabuhan yang telah dibangun dan penataan bisnis yang mengembalikan Pelabuhan Tanjung Priok seperti saat ini.

Apalagi, Pelabuhan Tanjung Priok bukanlah tempat yang baru bagi Mulyadi, sebab dia sudah bekerja sebagai staf di Pelindo ll sejak 1992, sebelum dipercaya sebagai Manager Tehnik.

Mulyadi juga sudah berpengalaman mengelola Pelabuhan Teluk Bayur Padang dan Pelabuhan Panjang Lampung sebagai GM, sebelum memimpin Pelabuhan Tanjung Priok.

Dia mengaku sudah memahami kondisi Priok serta bagaimana usaha menata dan menertibkan Pelabuhan Tanjung Priok agar lebih baik. "Saya paham betul kondisi Priok sejak dari musim preman, sampai musim berseragam, bagaimana suka duka saat mulai menerapkan ISPS Code dan segala kebijakan di Priok," ungkapnya. 

Dari pengalaman tersebut, Mulyadi berprinsip, menertibkan dan menerapkan aturan di mana pun harus konsisten dan tegas agar peraturan itu bisa ditegakkan.

"Ini penugasan yang ketiga sebagai GM, semoga ke depan saya bisa melaksanakan tugas dengan baik, dengan segala kelemahan dan kekurangan, saya berharap bisa diterima dengan baik," ujarnya. 

Muyadi menegaskan siap melaksanakan tugas dan didukung semua pihak untuk mencapai tujuan, yaitu melancarkan arus barang di Pelabuhan Tanjung Priok.

Sementara itu, GM Tanjung Priok yang lama, Hendro Haryono yang kini ditugaskan sebagai GM Cabang Pelabuhan Banten, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang selama ini membantunya meningkatkan kinerja Tanjung Priok.

"Terima kasih atas dukungan dan bantuan semua pihak, termasuk karyawan, sehingga selama saya bertugas di Cabang Tanjung Priok bisa melakukan tugas dengan sebaik-baiknya. Kalau ada kekurangan saya mohon maaf, dan selamat datang kepada GM yang baru, semoga ke depan Tanjung Priok semakin baik," kata Hendro. 

Berkat kerja sama dan dukungan dari semua pihak, Cabang Tanjung Priok yang sebelumnya dinilai terburuk menjadi pelabuhan terbaik kedua pada 2017 berdasarkan survei kepuasan pekerja, setelah Cabang Pelabuhan Banten.

Demikian juga untuk survei kepuasan pelanggan, Cabang Tanjung Priok menempati posisi terbaik pada 2017 dari sebelumnya sebagai pelabuhan terburuk.

"Kalau untuk menjadi terbaik nomor satu itu mudah, tetapi mempertahankannya yang susah. Ini tugas Pak Mulyadi untuk mempertahankannya," ujar Hendro dengan nada bercanda.

Pelabuhan Tanjung Priok merupakan gabungan antara PT PTP dengan Cabang Tanjung Priok, namun sejak 1 September 2016 dilakukan pemisahan antara PT PTP dan Cabang Tanjung Priok. Per 1 Januari 2017, Cabang Tanjung Priok mulai beroperasi dengan target keuntungan Rp528 miliar. 

"Alhamdulillah kami yang diberikan target harus untung Rp528 miliar, akhirnya bisa mencapai Rp594 miliar," ungkap Hendro.

Menurut dia, suasana kerja di Tanjung Priok harus soft dan berhati-hati, dalam artian semua pihak harus bekerja dengan prinsip dasar pertemanan dan kekeluargaan.

Dia mengakui tantangan pelabuhan tersibuk di Indonesia itu semakin besar dan target keuntungan yang harus dicapai juga semakin tinggi, yakni minimal Rp754 miliar pada tahun ini.

Acara silaturahmi dan pisah sambut itu dihadiri, antara lain oleh Direktur SDM & Hukum IPC Rizal Ariansyah, Kepala Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok, Kepala Syahbandar Pelabuhan Tanjung Priok, dan Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan.

Selain itu, turut hadir Kepala Bea Cukai Pelabuhan Tanjung Priok, Panglima Kolinlamil, Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Polres Jakarta Utara, Ketua INSA Jaya, Ketua Organda, Kepala Karantina Pelabuhan Tanjung Priok, Pengguna Jasa, DPP Alpi dan Assosiasi lainnya.

Acara dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim dari panti asuhan disekitar lingkungan pelabuhan. 

(hlz/hlz)


Komentar