Senin, 22 Oktober 2018 | 13:37 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Angkutan Darat
Rabu, 28 Maret 2018 13:20

IMLOW: Penurunan Tarif Tol Bakal Gairahkan Usaha Logistik

Translog Today

JAKARTA -

Rencana pemerintah menurunkan tarif jalan tol untuk angkutan logistik disambut positif kalangan bisnis transportasi dan logistik. Langkah itu diyakini mampu menggairahkan iklim usaha logistik di dalam negeri.

Menurut pemerhati logistik dan kemaritiman dari Indonesia Maritime, Logistic & Transportaion Watch (IMLOW) Achmad Ridwan Tento, usaha transportasi dan logistik nasional saat ini membutuhkan stimulus konkret di tengah ketatnya persaingan bisnis sejenis pada tataran lokal maupun global.

"Rencana (penurunan tarif tol angkutan logistik) itu merupakan angin segar bagi pelaku usaha logistic, apalagi sudah ada pernyataan dari Presiden Joko Widodo," ujarnya kepada wartawan, Rabu (28/3/2018).

Mantan Sekjen BPP Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI) itu mengatakan, pelaku bisnis mengapresiasi upaya pemerintah menurunkan biaya logistik nasional guna mendongkrak logistic performance indeks (LPI) Indonesia.

Namun, tutur Ridwan, pengusaha angkutan logistik juga perlu patuh terhadap regulasi yang dikeluarkan pemerintah menyangkut larangan kelebihan muatan yang diangkut atau over tonase truk di jalan raya.

Dia menyampaikan apresiasi itu menanggapi pernyataan Presiden Jokowi bahwa pemerintah sedang mengkaji penurunan tarif tol khusus untuk transportasi logistik dengan perkiraan penurunan 15%-30%.

Presiden mengaku sering ‘turun ke bawah’ dan mendengar suara dari para sopir angkutan logistik. Pemerintah sedang mengkalkulasi rencana tersebut.

"Saya sering turun ke bawah, sering ke daerah, suara-suara seperti itu yang saya dengar. Ini dari sopir, saya ngomong apa adanya. Kalau hanya satu sopir enggak apa-apa, kalau dua sopir, tiga sopir, ooh ini mesti dievaluasi," kata Presiden.

Jokowi telah memerintahkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Menteri BUMN, dan Menteri Perhubungan agar segera mengkaji penurunan tarif tol yang berhubungan dengan angkutan logistik atau barang.

Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) juga mengapresiasi rencana pemerintah untuk menurunkan tarif tol khusus angkutan logistik.

"Kalau tarif tol untuk angkutan turun, ya otomatis ongkos angkutan logistik juga bisa kita turunkan, meskipun tidak terlalu signifikan," kata Ketua Umum DPP Aptrindo Gemilang Tarigan.

Dia belum bersedia merinci berapa besar penurunan biaya angkutan apabila tarif tol untuk logistik diturunkan.

"Kami menilai pemerintah cukup responsif kepada dunia usaha. Jika dilakukan penurunan tarif tol logistik ini salah satu upaya nyata menurunkan biaya logistik," ujar Tarigan.

(hlz/hlz)


Komentar