Jumat, 17 Agustus 2018 | 02:59 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Regulasi / Bea Cukai
Rabu, 28 Maret 2018 09:46

Kemenkeu Pangkas Habis Perizinan Bea Cukai Jadi Hitungan Jam

Translog Today
(Kemenkeu)

BOGOR - Kementerian Keuangan akan mempercepat perizinan nomor pokok pengusaha barang kena cukai dari 30 hari menjadi hanya tiga hari, setelah berhasil memangkas perizinan fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) dari 30 hari menjadi hanya satu jam.

Menteri Keuangan Sri Mulyani pemangkasan perizinan itu sesuai permintaan Presiden Joko Widodo agar perizinan disederhanakan menjadi hitungan jam sehingga tidak menyulitkan pelaku usaha.

"Presiden mengatakan kalau masih hari harus bisa dipercepat menjadi jam. Jadi saya lega karena Bea Cukai memangkas KITE dari 30 hari menjadi satu jam," kata Menkeu saat mengunjungi PT Samick Indonesia, Bogor, Selasa (27/3/2018).

Berikutnya, Kemenkeu segera menyederhanakan perizinan nomor pokok pengusaha barang kena cukai dari semula 30 hari menjadi hanya tiga hari. "Ini untuk pengawasan barang kena cukai. Kalau masih hari pasti tidak mendapatkan tepuk tangan bapak Presiden, jadi harus hitungan jam," kata Sri Mulyani.

Dia mengatakan Bea Cukai dan Indonesia National Single Window (INSW) telah membangun aplikasi untuk perizinan tempat penimbunan berikat, sehingga prosesnya berubah dari 10 hari menjadi satu jam. Registrasi kepabeanan juga disederhanakan dari 24 jam menjadi hanya tiga jam.

Menurut Menkeu, seluruh proses simplifikasi itu untuk mendukung sistem perizinan berbasis teknologi informasi (single submission) yang bertujuan menjadikan Indonesia destinasi investasi menarik.

"Pendekatan kami adalah mempelajari praktik negara kompetitor, meniru, dan kemudian mengalahkan agar bisa memunculkan kebijakan yang lebih baik," kata Sri Mulyani.
(hlz/hlz)


Komentar