Minggu, 23 September 2018 | 06:06 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Korporasi / Aksi Korporasi
Jumat, 27 April 2018 13:51

Pelindo III Raih Gold Winner Revolusi Mental Award 2018

Translog Today
(Pelindo III)

SURABAYA -

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III meraih penghargaan Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) dengan predikat Gold Winner untuk kategori BUMN Indonesia Tertib Terbaik pada ajang Revolusi Mental Award 2018.

Corporate Representative Pelindo III Sugiono mengatakan pihaknya merasa terhormat atas penghargaan itu, dan menjadi apresiasi untuk mengubah citra pelabuhan menjadi modern dan tertib.

“Kami sangat senang dengan penghargaan tersebut, apalagi sejak awal Pelindo III telah berniat mengubah stigma pelabuhan dari yang semula berantakan menjadi tertib dan modern,” katanya dalam siaran pers, Kamis (26/4/2018).

Menurut Sugiono, salah satu inovasi yang dilakukan Pelindo III yaitu membangun Surabaya North Quay (SNQ) sebagai lokasi wisata maritim. Lokasinya berada di gedung terminal penumpang kapal laut Gapura Surya Nusantara di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

"Pelindo III mengoptimalkan pemanfaatan infrastruktur logistik untuk ruang publik. SNQ menjadi destinasi maritim yang membawa warga Surabaya menjadi bagian dari komunitas maritim dunia karena bisa berinteraksi dengan turis mancanegara saat ada cruise internasional sandar. Meski ada destinasi wisata, berbagai pengaturan dilakukan agar pelabuhan tetap tertib," jelasnya.

Dia mengatakan, inovasi teknologi memegang peranan penting dalam transformasi proses bisnis dan operasional agar lebih tertib, seperti perencanaan jasa sandar kapal di Pelabuhan Tanjung Perak yang sudah dapat dilakukan secara online.

"Digitalisasi yang dilakukan Pelindo III juga masuk pada bisnis medis, yakni di anak perusahaan Pelindo III, RS PHC Surabaya, dengan meluncurkan aplikasi RS PHC Care untuk mempermudah masyarakat mendapatkan layanan dan informasi," ujarya.

Human Capital and General Affair Director Pelindo III Toto Heli Yanto menambahkan, hal utama dari upaya mengubah citra pelabuhan yang tertib yaitu internalisasi budaya tertib para karyawan.

"Karena karyawan merupakan modal terpenting dari organisasi. Salah satu fokus transformasi Pelindo III selain aspek proses dan teknologi, adalah faktor manusia atau sumber daya manusia," katanya.

Berbagai inovasi perubahan dilakukan dengan lebih populer untuk menyesuaikan dengan karakteristik mayoritas karyawan yang berusia muda.

"Agar proses internalisasi kebiasaan positif dapat berjalan efektif, kami juga mendorong transformasi menjadi perusahaan maritim global," paparnya.

(hlz/hlz)


Komentar