Rabu, 15 Agustus 2018 | 20:29 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelabuhan
Senin, 30 April 2018 18:40

Dongkrak Produktivitas Pelabuhan, Pelindo III Tambah 7 Reach Stacker

Ayu Puji Rahayu
Reach stacker (Pelindo III)

SURABAYA -

PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) mendatangkan tujuh reach stacker (kendaraan pengangkat petikemas) sepanjang tahun 2018 untuk ditempatkan di beberapa pelabuhan yang dikelolanya.

CEO Pelindo III Ari Askhara mengungkapkan penambahan reach stacker dan HMC tersebut akan meningkatkan produktivitas operasional di lapangan penumpukan petikemas pelabuhan kelolaan BUMN itu.

“Produktivitas terminal petikemas yang dikelola Pelindo III diharapkan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan throughput (arus petikemas)," kata Ari Askhara, Senin (30/4/2018).

Dia mengungkapkan, Pelindo III memberi perhatian lebih pada pengembangan pelabuhan-pelabuhan di luar Jawa untuk mendorong perekonomian daerah.

Dengan peralatan yang memadai, tuturnya, kinerja pelabuhan akan meningkat sehingga biaya logistik menjadi lebih efisien. Dampak selanjutnya, industri diharapkan menggeliat dan daya beli masyarakat meningkat.

"Efektivitas operasional pelabuhan akan membawa manfaat bagi pemilik barang. Sebab potensi keterlambatan layanan akibat antrean (menunggu alat) semakin minim atau jika ada alat yang perlu direparasi, peralatan pengganti sudah tersedia," ujarnya.

Direktur Engineering dan ICT Pelindo III Husein Latief mengungkapkan, lima reach stacker baru tersebut ditempatkan di Pelabuhan Tanjung Perak, Terminal Teluk Lamong, serta Pelabuhan Sampit dan Pelabuhan Kumai di Kalimantan Tengah.

"Selain dilengkapi dengan mesin berteknologi terbaru pabrikan Volvo yang lebih bertenaga dengan kapasitas angkat hingga 31 ton pada row kedua. Mesin ini juga lebih hemat bahan bakar, sehingga hemat biaya operasional dan ramah lingkungan," jelas Husein Latief.

Dia mengatakan pemilihan reach stacker untuk pelabuhan kecil perlu mempertimbangkan luasan lapangan penumpukan yang lebih sempit. "Kami memutuskan memilih reach stacker dengan wheel base yang panjang, yakni 6,25 meter, dengan kapasitas angkat di row kedua cukup besar,” ujarnya.

Menurut Husein Latief, fitur tersebut bisa bermanuver dengan baik di tempat sempit dan mampu mengangkat petikemas di tingkat dua dengan posisi pengambilan miring dan mengurangi risiko tipping/overload," paparnya.

Keunggulan reach stacker itu dibenarkan oleh GM Pelindo III Sampit Jasri. Saat arus petikemas ramai, potensi antrean bisa terjadi karena menunggu layanan dari satu reach stacker yang tersedia.

"Saat ramai, akan terjadi antrean pada layanan receiving/delivery (penerimaan dan pengiriman barang). Peningkatan arus petikemas di Pelabuhan Sampit salah satunya berasal dari komoditas pupuk. Tambahan peralatan akan meningkatkan distribusi komoditas penting ini untuk wilayah Kalimantan Tengah," ungkapnya.

(hlz/hlz)


Komentar